Now playing

Rate this item
(0 votes)
Kajari Ngawi tengah menjelaskan WBK dilingkup instituisinya Kajari Ngawi tengah menjelaskan WBK dilingkup instituisinya

Hari Bhakti Adhyaksa ke 60, Kejari Ngawi Persiapkan WBK

By Published August 06, 2020


BAHANAFM,NGAWI- Tepat tanggal 22 Juli menjadi hari cukup spesial untuk lembaga Kejaksaan pasalnya diperingati sebagai Hari Bhakti Adhyaksa. Di tahun 2020 ini, lembaga pemutus peradilan dalam Adhyaksa tersebut telah memasuki usia ke 60 tahun.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Ngawi, Ali Sunhaji menjelaskan sebelum bertemu dengan para perwakilan media, bersama jajarannya telah mengikuti upacara secara daring atau virtual yang dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia. Tahun ini diakuinya, dengan adanya covid 19 menjadi pembelajaran tersendiri untuk melakukan inovasi menuju pencapain kerja yang bersih dan profesional. Terhitung sejak pemerintah memberlakukan sosial distancing kejaksaan melakukan sidang dengan cara online, kendati demikian masih memutuskan perkara yang mempunyai hukum tetap atau ingkrah sejumlah 126 perkara dari 163 kasus yang ditangani kejaksaan.
"Kendati pandemic covid 19, kita tetap berkarya dengan penuh semangat terbukti 126 kasus terhitung bulan januari – juli ini di selesaikan oleh pihak kejaksaan" Ungkap Kajari Ngawi Ali Sunhaji. Rabu (22/07/2020)
pemaparan capaian kinerja Kejaksaan Negeri Kabupaten Ngawi terhitung periode Juli 2019 hingga Juli 2020. Pada bidang pidana korupsi, Ali mengatakan 2019 bahwa ada 4 kasus menonjol yang ditangani yaitu 3 kasus penggelapan tanah bengkok di tingkat desa, dan 1 kasus korupsi di tingkat pendidikan. Sedangkan ditahun 2020 ini terdapat 1 kasus limpahan dari tahun 2019 yang dibulan juli 2020 ini masih proses pembacaan tuntutan dengan terdakwa kepala desa Ngrambe.
" Untuk tahun ini ada satu kasus korupsi menonjol yang kami tangani saat ini. Tahap agenda persidangannya pembacaan tuntutan pada 21 juli kemarin," Jelasnya.
Pada tahun 2019 terdapat 672 kasus perkara pidana umum yang sudah di sidangkan, serta dengan pencapaian penerimaan pengembalian kepada negara yang bukan pajak sekitar 3,773 M. Kejaksaan Negeri Ngawi siap menjadi wilayah bebas korupsi (WBK). Hal ini ditegaskan Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, Ali Sunhaji, dalam peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-60
Mantan Kejari Kota Kupang ini, menjelaskan pula beberapa langkah yang akan dilakukan demi meningkatkan kinerja. Misalnya, rencana menerapkan pembayaran denda tilang langsung ke rekening bank, sehingga mengurangi transaksi tunai yang dilakukan di Kejaksaan negeri. Bahkan kejaksaan negeri Ngawi juga mempersiapkan 1 kendaraan bermotor dan 1 unit mobil untuk mengantar barang bukti sitaan kejaksaan kepada yang berhak.
“ inovasi ini sengaja saya ambil untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi di Kejaksaan negeri khususnya dan Ngawi pada umumnya, saya sudah siapkan kendaraan operasional guna mengantarkan barang bukti yang tidak diambil di serahkan tanpa ada biaya tambahan,” Tegasnya. (ARD)

Read 12 times