Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Hari Jadi Ngawi ke - 663 Dicancel, Ditengah PPKM Mikro Darurat

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Pemberlakuan PPKM Mikro Darurat yang dijelaskan oleh Bupati Ngawi Pemberlakuan PPKM Mikro Darurat yang dijelaskan oleh Bupati Ngawi

Hari Jadi Ngawi ke - 663 Dicancel, Ditengah PPKM Mikro Darurat

By Published July 01, 2021

BAHANAFM,NGAWI- Untuk kedua kalinya peringatan dan pelaksaan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-663 Kabupaten Ngawi pada 7 Juli mendatang, tidak dapat dilaksanakan dikarenakan pasien terpapar Covid-19 tidak alami penurunan. Mendasar hal itu pemerintah pusat melalui Kemenko maritim (Marves) telah memutuskan untuk menerapkan PPKM Mikro Darurat di Pulau Jawa dan Bali pada di mulai 3-20 Juli 2021 mendatang. Kabupaten Ngawi yang termasuk di Pulau Jawa wajib melaksanakan apa yang menjadi keputusan pemerintah tersebut, hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono usai mengikuti video di confrence Command Centre Ngawi.

“PPKM Mikro ini diperketat, sebelumnya 25-60 % Work From Home (WFH) sekarang menjadi  100 persen. Hanya pelayanan vital seperti halnya kesehatan, TNI dan Polri yang diperbolehkan masuk,”ungkap  Bupati Ngawi, Kamis (01/07/2021).

Tidak hanya itu saja, PPKM Mikro darurat ini juga tidak memperbolehkan membuka obyek pariwisata,  pengetatan dan penyekatan di perbatasan, kegiatan hajatan maksimal 30 orang dan tidak makan ditempat untuk waktu hanya 2 jam.  Ditambahkan oleh Bupati Ngawi  mall ditutup, kelonggaran di pasar tradisional dengan pembatasan 50 % dari kapasitas pasar serta penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“PPKM Mikro Darurat ini hanya memperbolehkan pasar tradional beroperasi, tidak boleh lebih dari 50 % kapasitas pasar dan tetap wajib prokes,”tambah Bupati Ngawi.

Dalam pelaksanaan PPKM Mikro Darurat ini, Bupati Ngawi akan melakukan percepatan herd imunity dengan menargetkan 1500 dosis per harinya.  Sedangkan vaksinasi Pemkab Ngawi, akan membuka gerai vaksin  dengan penempatan di keramaian dan desa yang berpotensi terjadi cluster penyebaran Covid-19.

Pusat perbelanjaan akan ditutup total sedangkan untuk pasar tradisional, kapasitas maksimal pengunjung maksimal 50 persen saja. Sementara untuk tempat makan tidak diperkenankan untuk makan ditempat.

Ditegaskan oleh Ony demikian panggilan akrab Bupati Ngawi, kegiatan memperingati HUT Kabupaten Ngawi sepertihanya ziarah makam, jamasan pusaka, tirakatan dan upacara dilakukan secara virtual dengan pembatasan person maksimal 30 orang.

“Peringatan dicancel, ziarah makam leluhur hanya Bupati dan Wakil Bupati, jamasan pusaka dan tirakatan tetap dilaksanakan hanya diikuti oleh pejabat Ngawi dengan jumlah maksimal 30 orang,”tegas Bupati Ngawi.(ard)

Read 89 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries