Now playing

Rate this item
(0 votes)
Suroto selaku Kepala seksi bimbingan Islam kementrian agama Kabupaten Ngawi Suroto selaku Kepala seksi bimbingan Islam kementrian agama Kabupaten Ngawi

Idul Adha di tengah Covid-19 masyarakat utamakan protokol kesehatan

By Published August 07, 2020

 

BAHANAFM,NGAWI – Pelaksanaan hari raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun ini, sedikit berbeda pasalnya bertepatan dengan pandemi COVID-19 yang mengharuskan orang menjaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Diungkapkan oleh Suroto selaku Kepala seksi bimbingan Islam kementrian agama Kabupaten Ngawi, sesuai surat edaran Bupati telah mengizinkan warganya menjalankan rangkaian ibadah pada Hari Raya Idul Adha 2020. Hal ini mendasar Surat Edaran Menteri Agama Nomor 18 Tahun 2020 dan Fatwa MUI Nomor 36 Tahun 2020 ditambah Pemerintah (Pemprov) Jawa Timur mengeluarkan kebijakan mengenai pelaksanaan Idul Adha di masa pandemi COVID-19 yang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 451/10475/012.1/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Idul Adha 1441 H/2020 M pada situasi pandemi COVID-19.
“ Diperbolehkan untuk melaksanakan sholat, akan tetapi harus dalam pengawasan tim medis dan protokol kesehatan,” Ungkap Suroto selaku Kepala seksi bimbingan Islam kementrian agama Kabupaten Ngawi. Kamis (30/07/2020)
Dalam pelaksanaan perayaan idul adha masyarakat diminta menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat menjalankan ibadah. Rangkaian perayaan Idul Adha diawali dengan mengumandangkan tabir. Biasanya, sebagian besar warga melakukan takbir keliling. Rangkaian itu dilanjutkan dengan shalat Idul Adha di masjid dan mushala pada pagi hari. Kemudian, penyembelihan dan pembagian hewan kurban. Suroto menambahkan, dari rangkaian itu, hanya takbir keliling yang dilarang. Warga diminta melakukan takbir di masjid dan mushala dan tidak boleh menggerombol.
"Takbirannya bisa di masjid atau di mushala. Kami melarang adanya takbir keliling. Takbir keliling di jalan-jalan dan konvoi tidak diperbolehkan," Tambah Suroto.
Pemkab Ngawi menerbitkan surat edaran terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat menjalankan ibadah Idul Adha. Masyarakat diwajibkan menggunakan masker saat menunaikan shalat Idul Adha di masjid atau mushala. Jemaah juga diminta membawa sajadah sendiri. Rumah ibadah juga diminta menyediakan tempat cuci tangan dan menyemprotkan cairan disinfektan sebelum shalat digelar serta adanya thermogun dengan mengecek suhu tubuh. pelaksanaan Salat IdulAdha dan penyembelihan hewan kurban harus memperhatikan protokol kesehatan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
"Jarak antar jemaah juga harus dijaga, tidak boleh rapat. dan pengawasan pihak petugas kesehatan," Tegas Suroto.
Hingga kamis (30/7/2020), jumlah pasien di Kabupaten Ngawi yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 41 orang. Sebanyak 28 pasien dinyatakan sembuh dan tidak ada yang meninggal akibat covid 19. (ARD)

Read 37 times