Now playing

Rate this item
(0 votes)
Pelaku seni di terima oleh ketua DPRD Ngawi di ruang banmus Pelaku seni di terima oleh ketua DPRD Ngawi di ruang banmus

Ingin Merasakan New Normal, Pelaku Seni Ngawi Mengadu Ke Dewan

By Published June 23, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Sedikitnya 8 orang perwakilan pelaku seni  dan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) luruk kantor DPRD Ngawi. Kedatangan pelaku seni ini dengan tujuan meminta audensi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Ngawi untuk dapat kiranya dibantu kelonggaran agar pelaku seni dapat beraktifitas kembali. Diungkapkapkan oleh Karyani selaku ketua Pepadi Ngawi, permintaan ini mendasar dari selama lebih dari 3 bulan lebih vakum akibat larangan pemerintah agar tidak berkerumun menjaga social distancing mencegah penyebaran covid 19. Sehingga mereka mengadu ke dewan agar bisa merasakan kebijakan new normal, karena dengan pemberian ijin keramaian hal itu sangat berpengaruh besar dari mata pencaharian atau penghasilan yang selama ini mereka geluti. Selasa (23/06/2020).

“ Akibat Covid 19 selama 3 bulan lebih, kami pelaku seni tidak bisa berkarya sehingga berdampak luar biasa dengan incame yang kami dapatkan,” Ungkap Karyani, ketua Pepadi Ngawi.

Pelaku seni yang terdiri dari perwakilan pengusaha terop, dalang, orchestra, penggiat tari, dan pengusaha rias diterima oleh ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko dengan didampingi dinas terkait serta pihak kepolisian di ruang banmus lantai 2 kantor perwakilan rakyat. Dalam pertemuan tersebut mereka (pelaku seni:red) dalam intinya anggota dewan  memperhatikan nasib mereka yang selama ini terdapampak covid 19 dan bisa memberikan tekanan kepada pemkab Ngawi untuk memperbolehkan ijin usaha mereka di Kabupaten Ngawi.

“ Kami sudah paham dengan protocol kesehatan covid 19, tapi apabila belum mendapatkan ijin dari pejabat terkait pekerjaan kami terasa menggantung,” Tambahnya.

Menanggapi kedatangan pelaku seni tersebut, pimpinan  DPRD, Antok demikian panggilan akrabnya bahwa pihaknya akan membawa aspirasi pelaku seni di kepada pemkab Ngawi khususnya Bupati selaku ketua gugus tugas. Pihaknya akan mendorong pemkab Ngawi, untuk menyusun pedoman Standar Operasiaonal Pekerjaan (SOP) kegiatan hajatan, tradisi dan budaya agar bisa memberikan solusi para pelaku seni bisa berkarya kembali.  

“ Hasil pertemuan tersebut, kami hanya bisa memberikan masukan kepada sodara Bupati selaku ketua gugus tugas Ngawi, untuk menjadi acuan penerbitan (SOP) dalam pertunjukan seni dan budaya, agar mereka bisa tetap berkreasi,” Jelas Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko.

Dalam waktu dekat pedoman yang dimaksud oleh ketua DPRD yang diantaranya  permohonan ijin, persiapan kegiatan, tempat, waktu, sarana dan prasarana yang perlu siapkan serta yang mengawasi suatu kegiatan tersebut siapa akan di serahkan kepada pemkab Ngawi.

“Pemkab Ngawi harus mempunyai pedoman yang nantinya menjadi pegangan dan acuan, kepada warga apabila melaksanakan kegiatan ditengah pandemic covid19,” Tegas Ketua DPRD Ngawi. (ard)

Read 89 times