Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Ini Harapan Gubernur Jatim, Pasca MoU Pemprov DKI dan Pemkab Ngawi Terkait Beras

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Gubernur Jatim menjelaskan, produksi beras di Jawa Timur mengalami surplus mencapai 3,5 juta ton dan para produsen kesulitan untuk memasarkannya Gubernur Jatim menjelaskan, produksi beras di Jawa Timur mengalami surplus mencapai 3,5 juta ton dan para produsen kesulitan untuk memasarkannya

Ini Harapan Gubernur Jatim, Pasca MoU Pemprov DKI dan Pemkab Ngawi Terkait Beras

By Published April 26, 2021

BahanaFM Ngawi - Kerja sama bidang pangan antar daerah, yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama, antara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, disaksikan oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran.

Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, produksi beras di Jawa Timur mengalami surplus mencapai 3,5 juta ton dan para produsen kesulitan untuk memasarkannya. Dengan adanya kerja sama ini, akan ada penguatan-penguatan yang berkaitan dengan sistem resi gudang (SRG). Mengingat, warga Jakarta yang membutuhkan suplay beras untuk kebutuhan pokok terus meningkat, diperlukan perluasan sentra gabah-gabah di Jawa Tmur.

“Harapannya adalah masyarakat bisa tunda jual sehingga mereka bisa mendapatkan support pembiayaan” ujar Khofifah dalam sambutannya Minggu (25/04/2021) di Pendopo Dusun Alas Pecah, Desa Geneng, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Dengan terjalinnya kerjasama antar daerah Khofifah berharap dalam waktu dekat ini, adanya penyebaran ruang yang lebih banyak untuk membantu akses gapoktan mendapatkan market yang lebih luas terutama di PT. Food Station Tjipinang Jaya.

“Kita tahu sentra pasar besar di Tjipinang Jaya yang mudah-mudahan nanti akan lebih banyak menggunakan beras yang diproduksi oleh gapoktan di Jawa Timur” ujar Khofifah

Selain beras, peternak di jawa timur juga akan mensuplay ketersediaan pangan seperti daging sapi, daging ayam dan telur sebagai upaya dalam membentuk ketahanan pangan yang ada di DKI Jakarta. Khofifah menambahkan pada posisi seperti itulah kita bisa membangun proses provitabilitas sehingga bisa memberikan provit bagi petani dan juga peternak di Jawa Timur.

“Kami akan menjadi bagian penguatan kerja sama ini dan kami mohon agar kami bisa akses lebih banyak dan menghubungkan para gapoktan agar mereka mendapatkan market yang lebih besar, terutama di DKI.” tambah Khofifah.

Khofifah juga berterimakasih kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui PT. Food Station Tjipinang Jaya, dengan menyerap produksi padi dan beras bisa memberikan manfaat pada peningkatan kesejahteraan, khususnya bagi Petani di Ngawi dan Jawa Timur.(fiuna)

Read 9 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries