Now playing

Rate this item
(0 votes)
Petugas penyelenggara pemilu tengah melakukan pemeriksaan rapid test oleh tenaga kesehatan (foto Ardian Febri TH/Bahanafm) Petugas penyelenggara pemilu tengah melakukan pemeriksaan rapid test oleh tenaga kesehatan (foto Ardian Febri TH/Bahanafm)

Jelang Pentarlih Ngawi, Penyelenggara Pilkada Ngawi Test Rapid

By Published July 11, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Jelang pemutakhiran data pemilih (pentarlih) Pemilihan Kepala Daerah Serentak Lanjutan Kabupaten Ngawi 2020, Sedikitnya 2640 petugas penyelenggara di laksankaan pemeriksaan rapid test. Diungkapkan oleh Aman Ridho Hidayat selaku komisioner Komisi Pemilahan Umum (KPU) Ngawi devisi tekhnis, 2640 tersebut terdiri dari 40 personil KPU, 152 personil yg berkedudukan di Kecamatan, 657 personil yg berkedudukan di Desa dan 1797 petugas PPDP.
“ Untuk memberikan rasa nyaman kepada petugas dan warga yang akan di data kami penyelenggara melakukan pemeriksaan keadaan kesehatan dari segala penyakit termasuk covid 19,” Ungkap Ridho demkian panggilan akrabnya. Sabtu (11/07/2020)
Ditambahkan Ridho, bahwasanya dalam proses tahapan Pilkada ditengah nanti tetap menyesuaikan sesuai protokol kesehatan. Semua petugas yang terlibat dilengkapi APD dan anggaranya dari pos APBN bukan daerah. Menyoal tentang tambahan biaya Rp 8,4 miliar dipergunakan untuk biaya rapid test semua petugas penyelenggara mulai KPU hingga KPPS bukan dari anggaran APBD Ngawi.
“Kalau ada tambahan biaya dari pemerintah daerah kita tidak mengelolanya langsung. Hanya saja sebagai fasilitasi terhadap rapid test untuk semua petugas kita yang terlibat sampai di KPPS,” Tambah Ridho.
Disebut kan di dalam salah satu pasal PKPU 6 / 2020 bahwa dengan mengutamakan aspek kesehatan, petugas yang bertugas ke lapangan terlebih dipastikan kondisi kesehatannya dengan menjalani rapid tes. Ridho tegas bila dalam hasil pemeriksaan petugas kesehatan dalam rapid test serentak yang dilakukan di tiap kecematan dimana petugas di temukan adanya reaktif covid 19 maka akan dilakukan pergantian langsung kepada para petugas tersebut.
“ Bila ditemukan hasil reaktif terhadap para petugas yang saat ini rapid akan langsung di ganti,” Tegas Ridho.(Ard) 

Read 75 times