Now playing

Rate this item
(0 votes)

Jemaah Haji Asal Ngawi, Sakit Meninggal di Mekah

By Published September 13, 2017

Ngawi- Langit duka hingga kini masih terlihat dari rumah almarhum Haji Tojibi Mahmudi Benu di Dusun Ngelo, Desa Wakah, Kecamatan Ngrambe, Ngawi. Para kerabat maupun tetangga berdatangan ke rumah duka untuk mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga almarhum atas meninggalnya salah satu jamaah haji asal Indonesia yang masuk kelompok terbang (kloter) 22 ini.

Sebagaimana diketahui almarhum Haji Tojibi meninggalkan satu orang istri Umi Salamah dan dua orang anak serta empat cucu. Diterangkan sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) Ngawi menjelaskan, Tojibi Mahmudi Benu meninggal di tanah suci pada Senin 11 September sekitar pukul 07.10 waktu Arab Saudi.

Saat itu almarhum menghembuskan nafas terakhirnya akibat sakit jantung dan paru-paru dikamar 117 Hotel Ahyar Al Hayyat Sisyah Kota Mekkah. Pihak keluarga mengetahui kabar duka setelah mendapat informasi dari jamaah lainya yang masuk kloter 22. Namun sebelumnya sebelum meninggal almarhum sempat kontak telepon dengan istrinya dan mengaku kondisinya sehat

“Sebelum ada kabar duka almarhum sempat mengatakan jika kondisinya sehat. Dan pihak keluarga dirumah tidak mendapat firasat apa-apa,” terang Umi Salamah, Selasa (12/09).

Sementara itu Mohamad Badrudin petugas Kemenag Ngawi yang ada di tanah suci menjelaskan, jenasah korban telah dikebumikan di pemakaman Soraya Mina pada tanggal 11 September. Dan meninggalnya Haji Tojibi Mahmudi Benu membuat duka tersendiri bagi keluarganya mengingat tanggal 14 September 2017 sesuai rencana sudah sampai di Ngawi dari tanah suci. 

Sementara informasi dari Kemenag Ngawi, jemaah haji asal Ngawi akan tiba di pendopo sekira pukul 03.00.(10/9)  dini hari yang rencananya akan di terima langsung oleh Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono(ARD)

Read 63702 times