Now playing

Rate this item
(0 votes)
Ony Antok mendapatkan sebelah kiri dari posisi pemilih Ony Antok mendapatkan sebelah kiri dari posisi pemilih

Ketua KPU Ngawi Sesuai PKPU No 13 Tahun 2020, Melarang Paslon Untuk Kampaye

By Published October 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ngawi hanya diikuti satu pasangan calon, yakno Ony Anwar – Dwi Riyanto Jatmiko. Untuk itu, tidak ada pengambilan nomor urut, yang ada hanya pengundian tata letak. "Pengundian tata letak, sesuai juknis. Hanya ada kanan kiri, melihat posisi surat suara. Jadi tidak ada nomor 1 dan 2," Ungkap Prima Aquina selaku Ketua KPU Ngawi usai rapat pleno pengundian tata letak posisi pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2020 di salah satu ruang pertemuan rumah makan di Kabupaten Ngawi. Kamis (24/09/2020) Pelaksaan yang dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB, dihadiri oleh Kapolres, Kasdim 0805, Bawaslu dan tim pemenangan pasangan OK. Kegiatan yang mengedepankan protokol kesehatan pencegahan covid 19, membatasi jumlah undangan yang hadir serta tempat duduk para undangan. “ Dikarenakan proses tahapan pilkada serentak ini di tengah pandemic covid 19, proses pengundian tetap menerapkan protokol kesehatan,” Tambah Prima demikian panggilan akrab Ketua KPU Ngawi. Pengundian yang dilakukan langsung oleh pasangan Ony – Antok dengan di saksikan para undangan tersebut, pada akhirnya di ketahui letak gambar yang diambil pada sebelah kiri posisi mata pemilih. “ Letak untuk pasangan kepala daerah serentak lanjutan, pada sebelah kiri posisi pemilih nyoblos,” Tegas Prima. Prima menjelaskan sesuai dengan aturan PKPU syarat kemenangan pasangan calon tunggal harus 50% plus 1 sesuai dengan jumlah surat suara sah. “ Harus 50% plus 1 sesuai jumlah pemilih sah di seluruh Kabupaten Ngawi,” Jelasnya. Mendasar pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam covid 19, kegiatan kampaye harus menaati peraturan PKPU no 13 tahun 2020 pasal 88 C menjelaskan tentang Partai Politik atau Gabungan Partai Politik, Pasangan Calon, Tim Kampanye, dan/atau pihak lain dilarang melaksanakan kegiatan lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 57 huruf g dalam bentuk rapat umum, kegiatan kebudayaan berupa pentas seni, panen raya, dan/atau konser musik, kegiatan olahraga berupa gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai, perlombaan, kegiatan sosial berupa bazar dan/atau donor darah; dan/atau peringatan hari ulang tahun Partai Politik. “ Kita masih mempelajari peraturan PKPU yang baru kami terima kemarin malam, sehingga nantinya kami sebutkan sanksi bagi yang melanggar,” Tegasnya. (ard)

Read 26 times