Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Klaster Dinkes Ngawi, Sembuh dan Di perbolehkan Pulang

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Sebaran pasien covid 19 di Kabupaten Ngawi Sebaran pasien covid 19 di Kabupaten Ngawi

Klaster Dinkes Ngawi, Sembuh dan Di perbolehkan Pulang

By Published October 12, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Perawatan di RSUD Dr Soeroto dalam menangani pasien covid – 19 patut di ajungi jempol, pasalnya belum lama bagi beberapa orang dari klaster Dinas Kesehatan Ngawi yang terjangkit Covid-19 dinyatakan sembuh dan negatife, saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Dari data yang kami peroleh klaster dinas kesehatan untuk kali pertama adalah Kepala Dinas Kesehatan Ngawi, Yudono dinyatakan negatif untuk hasil swab kedua serta diperbolehkan pulang pada Minggu 11 Oktober 2020 setelah sekitar 6 hari dirawat di RSUD dr Soeroto.  Tidak berhenti begitu saja staf dan pegawai Dinkes Ngawi, secara bertahap dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang usai perawatan.

Sedikitnya ada 9 tenaga medis dalam perawatan medis RSUD Dr Soeroto Ngawi, dari kesembilan pasien tersebut sudah beberapa pulang dan melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu.

“ Nakes, staf dan pegawai sudah berangsur membaik, serta diperbolehkan pulang,” Ungkap drg Endah Pratiwi selaku Kabib Pencegahan dan  Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi. Senin(12/10/2020)

Pernyatan senada juga di kuatkan oleh  Agus Priyambodo selaku kepala RSUD dr Soeroto Ngawi juga menyatakan, jika dua kali hasil swab negatif, barulah seorang pasien Covid-19 diizinkan pulang.

Kadinkes Yudono yang juga seorang dokter ini diambil dari rumah pada Selasa sore, 6 Oktober 2020, setelah hasil swab keluar sehari sebelumnya (hari Senin, red) dan menyatakan bahwa Yudono positif Covid-19. Mendasar hal tersebut dokter yang dinyatakan terpapar covid -19 dari pasien yang berobat di pelayanan prakteknyaini, dinyatakan negatif dari hasil swab kedua.

“Benar bahwa Pak Yudono sudah boleh pulang,” ujar Agus Priyambodo, Kepala RSUD dr Soeroto Ngawi.

Hal itu juga berlaku untuk Kadinkes Yudono, yang berarti selama dirawat selama 6-11 Oktober 2020, sudah dua kali diswab dengan hasil negatif.

Agus juga menerangkan, pasien Covid yang sudah dinyatakan sembuh, harus tetap meneruskan untuk mengkonsumsi multivitamin dan banyak beristirahat.

Klaster dari Dinkes Ngawi sendiri telah membawa belasan positif Corona baru. Setidaknya ada Sekretaris Dinkes beserta istri dan tiga kabid yang positif, ditambah beberapa staf lain hingga jumlahnya mencapai belasan orang.

Sebagian besar adalah orang yang tak menunjukkan gejala. Kini sudah banyak dari klaster dinkes dinyatakan sembuh. Namun demikian, Dinas Kesehatan Ngawi selama ini tak pernah ditutup dan para ASN pun beraktifitas seperti biasa.

“ Sesuai dengan instruksi Bupati Ngawi kepada kadinkes, per 7 Oktober staf dan pegawai dinkes hanya di perbolehkan masuk kerja dengan cara shift,” Ungkap Wadhis Swriwiyanti Selaku kabag umum Dinkes Ngawi.

Angka positif Covid-19 yang terus melonjak menjadikan ruang di RSUD dr Soeroto pun tidak lagi muat menampung pasien. Sebagian ditempatkan di ruang isolasi cadangan yakni di Agro Techno Park (ATP) Ngrambe, terutama bagi mereka yang tidak disertai gejala. Pasien yang di rawat di ATP tetap mendapatkan pengawasan dan pengawalan dari tenaga medis dan petugas keamanan.

“ Kepada pasien tetap dalam pengawasan tim medis dari Puskesmas terdekat sedangkan keamanan dari polsek dan koramil Ngrambe,” Tegas drg Endah demikian panggilan akrab Kabid P2P Dinkes Ngawi.

Catatan hingga Senin (12/10/2020) ada 41 orang dirawat di RSUD dr Soeroto, 5 orang di ATP Ngrambe, 1 orang di Solo dan 1 orang isolasi mandiri di Pasuruan. Diantara pasien yang ada di RSUD dr Soeroto, sebanyak empat orang adalah pasien baru dan dua lainnya suspek.  Sedangkan sebaran pasien covid – 19 suspek 33, probable 2v konfimasi + 197 sembuh 139 meninggal 8 orang. (*)

Read 139 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries