Now playing

Rate this item
(0 votes)
Gelar sosialisasi pencalonan oleh KPU Ngawi Gelar sosialisasi pencalonan oleh KPU Ngawi

Kpu Ngawi Gelar Sosialisasi Pencalonan Dengan Protokol Kesehatan

By Published August 18, 2020

BAHANAFM,NGAWI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi, menggelar sosialisasi tahapan pencalonan (pendaftaran pasangan calon) Bupati dan wakil bupati serentak lanjutan yang bakal di gelar 9 Desember tahun 2020. Tahapan sosialisasi pencalonan oleh KPU Ngawi, di selenggarakan dengan protokol kesehatan yakni dimulai dari jumlah tamu undangan di batasi hingga masuk dengan pengecekan suhu tubuh.
“ Kendati di tengah pandemic covid 19, tahapan sosialisasi pendaftaran calon ini tetap dilaksanakan namun dalam pengawasan ketat petugas kesehatan,” Ungkap Aman Ridho Hidayat demikian panggilan akrab Komisioner devisi teknis KPU Ngawi.
Saat sekarang tahapan pilkada Ngawi, masih dengan pemutahiran data dan penyusunan daftar pemilih oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) yang di sebar di 19 kecamatan Ngawi guna memenuhi para pemilih di 1791 TPS. Sosialisasi yang di gelar di salah satu rumah makan ini menghadirkan Bawaslu, 16 Ketua Partai, Perwakilan dari Dinas Kesehatan, Polres, Kodim 0805, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, serta beberapa instansi terkait yang ada di Kabupaten Ngawi.
“Tahapan pencalonan ini merupakan salah satu tahapan yang harus di pahami oleh partai pendukung dalam pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup),” Tambah Ridho.
Mengapa penting, karena tahapan pendaftaran calon ini tegas Ridho ada syarat pencalonan ada juga syarat calon, kegiatan ini digelar dengan harapan semua syarat yang telah diatur dalam Peraturan KPU tentang pencalonan bisa dipahami secara utuh dan bisa segera diproses kelengkapannya serta dapat dipenuhi ketika masa pendaftaran. Pengumuman pendaftaran paslon pada 28 Agustus hingga 3 September 2020, pendaftaran paslon sendiri 4 hingga 6 September 2020. Dengan alasan hingga penutupan penyerahan berkas perseorangan tidak di terima oleh KPU Ngawi, dimungkinkan pilkada Ngawi bakal hanya ada satu pasangan saja.
“Untuk calon perseorangan belum ada, hingga terakhir penyerahan berkas dukungan tidak ada yang menyerahkan berkas dukungan sehingga. Sehingga untuk Pilbup Ngawi 2020,hanya ada dari jalur partai” Tegas Ridho.
sementara pencalonan untuk Parpol atau gabungan Parpol yang memperoleh paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah bagi Parpol yang memperoleh kursi di DPRD pada Pemilu terakhir. (ard)

Read 50 times