Now playing

Rate this item
(0 votes)
Proses penetapan DPT Pilkada 2020 di salah satu hall pertemuan di Ngawi Proses penetapan DPT Pilkada 2020 di salah satu hall pertemuan di Ngawi

KPU Ngawi Tetapkan 686.775 Berkurang Seribu Lebih Dari DPS

By Published October 16, 2020

BAHANAFM,NGAWI- Bertempat di salah satu hall pertemuan di jalan ring rood lingkar selatan Ngawi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngawi,  menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Jumat sore (16/10/2020). Diungkapkan oleh ketua KPU Ngawi Prima Aequina Sulistyanti mengatakan bahwa sesuai jadwalnya dari perjalanan rekap daftar pemilih di tingkat desa yang kemudian di tingkat kecamata,  hari ini Jumat 16 Oktober 2020 KPU Ngawi menggelar rapat pleno rekapitulasi daftar pemilihan sementara (DPS) hasil perbaikan yang kemudian akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

 

“ Rekap ini hasil berjenjang dari tingkat TPS ke Desa kemudian kecamatan hingga Kabupaten yang di jadwalkan hari ini,” Ungkap Ketua KPU Ngawi Prima Aequina Sulistyanti.

 

Menurut Ketua KPU  Ngawi  yang akrab dengan panggilan Prima ini menambahkan  berdasarkan ketentuan Peraturan KPU Nomor 19/2019 tentang Perubahan Atas PKPU Nomor 2/2017 Tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Selain itu, PKPU Nomor 13/2020 Tentang Perubahan Kedua atas PKPU Nomor 6/2020 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease (Covid-19).

KPU Ngawi menyampaikan Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) pilkada tahun ini sebanyak 688.545 jiwa.  Dari hasil perbaikan menyebutkan hasil rekapitulasi  Daftar Pemilih Tetap (DPT) sejumlah 686.775 pemilih dengan rincian laki-laki 336.709  pemilih dan perempuan 350.066  pemilih yang tersebar di 17  kecamatan, 217 desa dan 1.798  TPS di Kabupaten Ngawi.

Setelah disinkronkan, dengan DPS selama proses coklit ditemukan sebanyak 1.770  pemilih alami penyusutan.

 ‘Bila dibandingkan dengan DPS alami pengurangan capai seribu tujuh ratusan lebih, hal ini dikarenakan pemilih yang meninggal dan telah mengajukan pindah tempat,’’ Tambahnya.

 

Pasca  kegiatan ini tegas Prima, pihaknya masih menerima koreksi-koreksi terkait dengan komponen-komponen data yang ditampilkan per kecamatan, dan masih menerima tanggapan-tanggapan masyarakat, jika dalam daftar yang ditampilkan ada masyarakat yang belum terdaftar pemilih dengan aturan rapat pleno sepanjang tanggapan-tanggapan itu disertai dengan bukti-bukti otentik.

“Misalnya kalau Pemilih baru, harus menunjukkan KTP maupun KK sehingga dapat dimasukkan ke dalam DPT Kabupaten Ngawi, tentunya dengan penerangan dari Disdukcapil setempat, ”  Tegas Prima ditemui pasca rapat pleno.(ARD)

Read 25 times