Now playing

Rate this item
(0 votes)
Kunjungan staf ahli dari Kemenkumham RI ke Lapas IIB Ngawi Kunjungan staf ahli dari Kemenkumham RI ke Lapas IIB Ngawi

Kunjungan Staf Khusus Kemenkumham Ke Lapas IIB Ngawi, Tekankan Bebas Korupsi

By Published August 18, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Staf Khusus Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bidang Transportasi dan Digital Fajar BS Lase singgah ke lembaga kemasyarakatan kelas IIB Ngawi tekankan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kepada tahanan dan pengunjung.
“ Saat ini kita intens dengan mewujudkan bersih dari semua aspek, mulai dari tahanan dan pengunjung masuk di lapas sebagai subyek yang kita layani, “ Ungkap Fajar BS Lase. Senin (10/08/2020)
Dalam sambutan, dihadapan jajarannya Fajar demikian panggilan akrab staf khusus menkumham menjelaskan poin-poin yang menjadi catatan penting yang akan dilakukanTim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kemenkumham selaku Tim evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam kompetisi yang diselenggarakan guna mewujudkan WBK dan WBBM, pasalnya hal ini sekaligus menjadi komitemen bersama di bawah kemenkumham bersih dari praktik-praktik ilegal. Dalam perjalanannya, banyak kendala yang dihadapi, diantaranya adalah penyalahgunaan wewenang, praktek KKN, dan lemahnya pengawasan
“ Tidak hanya sebagai kompetisi yang diselenggarakan Kemenkumham RI, tapi bisa menjadi komitmen yang harus menjadi pegangan guna wujudkan bersih dari korupsi,” Tambah Fajar.
Menyoal tentang over kapasitas hunian lapas Ngawi yang berisi 377 tahanan yang seharusnnya berkapasitas 200 orang, pihaknya menyayangkan hal tersebut hampir terjadi di seluruh Indonesia. Mendasar hal demikian, kemenkumham tidak akan melaksanakan pembangunan atau perluasan lapas, melainkan perubahan metode bekerjasama dengan stakholder yang ada untuk penanaman sadar hukum serta pemisahan tahanan antara perlu ditahan dan rehabilitasi.
“ Tidak hanya di Lapas IIB Ngawi tapi hampir seIndonesia mengalami hal yang sama, tidak ada pembangunan namun perbaikan karakter dan penanaman kesadaran hukum,” Tegasnya.
Sebelum meninggalkan lapas IIB Ngawi Staf Khusus Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bidang Transportasi dan Digital, menyempatkan beramah tamah dengan jajaran dan mengunjungi kondisi di lapangan perwujudan standarisasi pelayanan yang ada di Lapas Kelas IIB Ngawi. (ard)

Read 40 times