Now playing

Rate this item
(0 votes)

Kurang Koordinasi Dengan Legeslatif, DPMD Ngawi dinilai Lemah

By Published June 20, 2019

NGAWI- Pernyataan dinilai lemah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi diungkapkan oleh Siswanto Anggota Komisi 1 DPRD setempat. Hal ini mendasar dari kurang beberapa hari pelaksanaan pemilihan kepada desa (Pilkades) yang sudah dekat, namun penanggung jawab terkesan tidak melakukan koordinasi perihal rencana dan regulasi perundangan yang melekat dalam pelaksanaan Pilkades. Pesta demokrasi pemilihan kepala desa serentak yang kan di ikuti sedikitnya 178 dari 217 desa di Kabupaten Ngawi, bakal di jadwalkan pada 29 juli mendatang.Kamis(13/6/2019)
“ Kami hanya ingin mengetahui sampai sejauh mana persiapan hingga perjalanan tahapan Pilkades di Kabupaten Ngawi, yang hingga kini kami lemah informasi sama sekali” Jelas legeslator PKS ini.
Kurangnya koordinasi yang dilayangkan oleh anggota legeslatif ini, mendasar pula temuan di lapangan bahwa adanya kepala desa rela menjual harta bendanya untuk mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa. Tidak hanya itu saja hingga kini kepastian pagu anggaran yang di terima setiap desa untuk menyelenggarakan pemilihan kepala desa juga belum di informasikan kepada publik.

“ Lemahnya koordinasi ini akan berdampak pada masalah belakang harinya, kami tidak ingin DPMD yang menjadi leading sektor komisi 1 akan mendapatkan dampaknya. Tegasnya.
Pihaknya mengharapkan kepada pihak DPMD untuk segera memberikan informasi secepat mungkin dan juga melaksanakan bintek kepada para panitia penyelenggara Pilkades dengan memanfaatkan dana 9,5  M. (*)

Read 49 times