Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Makna Kartini Bagi Istri Bupati dan Wakil Bupati Ngawi

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Bupati dan wakil Bupati Ngawi dengan di dampingi Budi Sulistyono serta Sekda Ngawi Bupati dan wakil Bupati Ngawi dengan di dampingi Budi Sulistyono serta Sekda Ngawi

Makna Kartini Bagi Istri Bupati dan Wakil Bupati Ngawi

By Published April 22, 2021

 

 

BAHANAFM,NGAWI – Hari ini tepat 21 April 2021, sesuai dengan keputusan Presiden Republik Indonesia no 108 tahun 1964 pada mei 1964 untuk menetapkan RA Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Presiden RI yang pertama juga menetapkan tanggal kelahiran RA Kartini, 21 April, diperingati sebagai Hari Kartini hingga sekarang.

Bagaimana makna hari kartini bagi istri Bupati Ngawi, Ana Mursyida  Harsono mengaku sosok Kartini sangat berarti bagi kaum wanita, karena perjuangannya derajat wanita bisa setara dengan kaum laki-laki. Meraih pendidikan tinggi itulah cita-cita Kartini muda, dan hal itu menjadi inspirasi ibu 2 anak untuk menyelesaikan pendidikan sebagai dokter spesialis di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Dikutip dari web pemkab Ngawi, Ana demikian panggilan akrab menantu mantan Bupati Ngawi Harsono ini melanjutkan pendidikan specialis untuk membantu seseorang melalui sakitnya, dan bisa kembali beraktifitas secara normal.

“Hanya ingin mengabdikan diri kepada orang yang membutuhkan, dengan ilmu saya mengembalikan semangat mereka dari sakit menjadi sembuh,” ungkap Ana. Rabu (21/04/2021)

Walaupun tinggi pendidikan yang dirinya tempuh, namun tidak lupa dengan keluarga kecilnya. Sebagai seorang ibu dan peran orangtua dari istri dari suami bupati tidak lepas dari kehidupannya.  Seorang ibu dengan pendidikan tinggi, nantinya akan memberikan edukasi sejak dini kepada mereka saat tumbuh kembang.

“Seorang ibu adalah guru pertama bagi anak, dengan memberikan edukasi dalam menjalani kehidupannya,” tambah istri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Setali tiga uang, hal yang sama diungkapkan oleh Inneke Dwi Astuti, istri dari wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko ini mengungkapkan menjadi seorang ibu juga bisa berganti peran menjadi seorang bapak. Menjadi istri pejabat publik, Antok demikian panggilan akrab anggota legeslatif selama 4 periode dan 3 diantaranya sebagai ketua DPRD. Tidak lepas dari kesibukannya dalam kegiatan organisasi hingga pemerintah. Sehingga tugas sebagai seorang ayah terkadang terkesampingkan, namun hal itu tidak menjadi Inneke berkecil hati. Sebaliknya ia menggantikan peran ayah di mata 3 buah hatinya. Menjadi sosok Kartini harus bisa mandiri dan menjujung tinggi emansipasi wanita.

“Menjadi wanita tidak harus diam dirumah tapi bisa berkarya, serta menjadi role model untuk keluarganya,” jelas Inneke. (Ard)


Read 91 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries