Now playing

Rate this item
(0 votes)
Petugas tengah melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian perkara Petugas tengah melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian perkara FOTO oleh Humas Polres Ngawi

Mayat Ditumpukan Jerami Gegerkan Warga Pangkur Ngawi

By Published June 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI -  Jelang petang warga Dusun Gadung, Desa Ngompro, Kecamatan Pangkur, Ngawi digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan, Sabtu, (06/06/2020). Mayat dengan ciri-ciri bertubuh gemuk, rambut ikal panjang memakai rok ketat warna biru cream, jaket warna merah dan memakai kaos dalam warna hitam ditemukan dengan posisinya tertelungkup. Dugaan sementara korban yang sudah meninggal lebih dari 2 hari dibuktikan dengan bau dan sekitar luka korban sudah membusuk.

 

“ Penemuan mayat ini berdasarkan bau yang cukup menyengat saat warga melintas di sekiar lokasi penemuan, kami menduga kematian korban sudah dua hari yang lalu,” Ungkap Parminto Kades Ngompro.

 

Mayat berjenis kelamin peremuan ditemukan dibelakang rumah milik Kadi (46) tepatnya dikandang sapi. Untuk mengelabui warga, mayat yang diduga korban pembunuhan ditutupi dengan jerami.  Saksi kali pertama mengetahui keberadaan korban, adalah Kartini (40) merupakan istri dari Kadi. Sesaat setelah memasuki ruamh  mencium ada bau busuk dari belakang rumah, setelah dicari asal dari bau tersebut  ternyata ada sesosok mayat yang ditutupi jerami sama ditindih dua karet ban kendaraan roda empat.

 

“ Saya hendak mencari putranya, tapi mencium bau yang tidak sedap, setelah dicari ternyataSaat kejadian tadi istrinya Kadi (Kartini-red) hendak menengok putranya tahu-tahu malah melihat mayat berdarah dan mulai membusuk dibelakang rumah,” Jelas Kartini kepada petugas.

 

 

Kepala desa Ngompro hingga saat ini identitas mayat belum terungkap dan ia meyakini si korban bukan warga desanya lebih-lebih dari keluarga Kadi.  Pihak petugas dan kepala desa saat menanyakan kepada pemilik rumah yakni Kadi menghilang entah kemana. Bahkan ketika dihubungi melalui handphonenya sudah tidak aktif lagi. Selain itu dibenarkan, saat ini antara Kadi dan Kartini sudah proses perceraian.  Saat ditanya terkait keberadaan mayat dengan Kadi, Parminto tidak ingin berprasangka dan menyerahkan kepada pihak berwajib.

 

“Saya serahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut kasus penemuan mayat di rumah Kadi,” Tegas Parminto.

 

Sementara Kasatreskrim Polres Ngawi AKP M.Khoirul Hidayat saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, untuk mengungkap penyebab meninggalnya korban, tim medis melakukan autopsi di RSUD dr Soeroto Ngawi. Kita masih menunggu dari hasil pemeriksaan petugas medis serta pemeriksaan saksi-saksi sekitar lokasi.

“ Jenasah, saat ini berada di ruang mayat RSUD dr Soeroto Ngawi, tengah dalam otopsi petugas medis, nanti kita akan tahu sebab dan kapan korban meninggal. Untuk identitas kami masih telusuri,”  Ungkap M.Khoirul.(*)

Read 66 times