Now playing

Rate this item
(0 votes)
Warga dan Tim SAR mengevakuasi jenasah korban (foto oleh humas polres Ngawi untuk Radiobahanafmngawi) Warga dan Tim SAR mengevakuasi jenasah korban (foto oleh humas polres Ngawi untuk Radiobahanafmngawi)

Mayat Perempuan Mengambang Diselokan Air Pabrik Gula Gegerkan Warga Tepas Ngawi

By Published June 23, 2020

BAHANAFM,NGAWI -  Pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB warga lingkungan pasar Desa Tepas, Geneng, Ngawi dikejutkan dengan penemuan mayat perempuan di saluran air dekat Pabrik Gula Soedhono. Mayat dengan berjenis kelamin peremuan dengan usia kira-kira 25 tahun ditemukan dengan tanpa busana gegerkan warga setempat dan pengguna jalan yang melintas hendak ke pasar.

 

“ Korban meninggal dengan jenis kelamin perempuan, ditemukan mengambang di saluran air,” Ungkap Kapolsek Geneng Ngawi AKP Dhanang Prasmoko.

 

Pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB, Aris saksi warga Desa Tepas melihat korban berjalan kaki dengan menggunakan kaos dan celana training, tiba-tiba sesampai di lokasi kejadian korban melepas baju dan langsung masuk ke air yang berada di saluran air.  Karena curiga dengan apa yang dilakukan korban, Aris mendekat dan mengetahui korban tidak muncul kepermukaan karena diketahui saluran air tersebut dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.  Aris meminta tolong kepada warga sekitar untuk segera menolong korban, tim SAR dan warga yang datang kelokasi berhasil mengangkat korban akan tetapi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

 

“  Korban awalnya jalan kaki kemudian melepas baju dan langsung jebur, saya curiga langsung mendekat ternyata korban tidak bisa berenang dan tenggelam,” Jelas Aris.

 

Kapolsek Geneng Ngawi yang datang ke lokasi kejadian bersama tim medis langsung melakukan pemeriksaan terhadap korban. Korban meninggal murni karena air yang masuk ke dalam paru-paru tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Korban diketahui memiliki gangguan kejiwaan dikuatkan dari keterangan pihak keluarga, dan pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. (ARD)

 

“ Kematian korban murni karena tenggelam dan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” Tegas Kapolsek Geneng Ngawi.

Read 199 times