Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Menengok Masuk Sekolah Tatap Muka Di Ngawi

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Demikian suasana PTM Terbatas di SMA N 1 Ngawi Demikian suasana PTM Terbatas di SMA N 1 Ngawi

Menengok Masuk Sekolah Tatap Muka Di Ngawi

By Published August 23, 2021

BAHANAFM,NGAWI – Setiap anak wajib cuci tangan dan cek suhu tubuh sebelum memasuki area sekolah, ini yang kami pantau saat salah satu sekolah favorit di Ngawi melaksanakan PTM. Hampir 2 tahun pelajar Ngawi tidak merasakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap  muka di sekolah, namun hari ini menjadi awal yang baik dilakukan oleh lembaga pendidikan setingkat menengah atas. Hari pertama masuk seharusnya tahun ajaran baru yakni Juli 2020,namun saat pandemi Corona Covid-19 seperti saat ini, sekolah tatap muka tidak tidak diperbolehkan. Mendasar dari SE Bupati Ngawi nomor 065/08.55/404. 011/2021 tentang pemberlakuan PPKM level 3 Covid-19 di Kabupaten Ngawi.

Diungkapkan oleh Susetya Wakil kepala Humas SMAN 1 Ngawi hari ini menjadi hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dan pelaksanaannya berdasarkan dari SE Bupati Ngawi.

“Siswa sebelum masuk ke sekolah wajib cek suhu badan dan cuci tangan dengan pengawasan prokes ketat,”ungkap Susetya.Senin (23/08/2021)

Guna menjaga jarak dan kerumunan jumlah siswa sekolah dibatasi yakni hanya 10 orang dalam setiap kelas. Tidak hanya itu saja, jam pelajaran mapel juga dikurangi dari 45 menit menjadi 20 menit setiap mapelnya.

“Anak-anak yang masuk ini dibatasi hanya setengah kelas saja, dan terbagi menjadi 2 shif,”tambah Wakil kepala Humas SMAN 1 Ngawi.

Wakil kepala Humas SMAN 1 Ngawi menjelaskan dalam PTM terbatas ini dalam sepekan setiap rombongan belajar (rombel) masuk 2 kali, dimulai kelas 10 hari senin, kelas 11 dan seterusnya. Kemudian pada hari kamis dimulai kelas 10 dengan shif pertama dimulai pukul 07.00 -10.30 WIB, shif kedua pukul 11.00 – 12.00 kemudian istirahat dilanjutkan pukul 12.30 hingga 15.00 WIB.

“Semoga para siswa memahami keadaan ini karena masih ditengah situasi pandemi,”jelas Susetya.

Namun PTM yang di nanti-nanti oleh para siswa dan wali murid ini masih saja ada kendala, tingkat kehadiran siswa di sekolah. Selain pernyataan kesediaan orang tua memperbolehkan masuk sekolah dan siswa ijin karena sakit menjadi kendala pengajar tidak bisa bersikap tegas.

“Kami tidak bisa memaksa karena ini masih pandemi, dan semoga pandemi segera berakhir anak dan guru bisa melakukan tugas serta hak di sekolah,”tegas Susetya.(Ard)

Read 45 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries