Now playing

Rate this item
(0 votes)

Modin di Kwadungan, Tertangkap Petugas Edar Sabu di Ngawi

By Published October 08, 2019

NGAWI – Penyidikan selama sebulan oleh petugas berhasil ungkap sindikat peredaran sabu-sabu di Ngawi, tidak hanya pemakai pengedar dengan stok capai 10 gram lebih diamankan petugas. Dalam gelar pers release yang dilaksanakan oleh Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu menjelaskan, Komarudin alias Modin 40 th warga asal Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan sudah lama menjadi incaran petugas. Untuk menangkap tersangka petugas harus melakukan penyanggongan dan menyaru sebagai pembeli. Pada akhirnya minggu 29 September 2019 sekira pukul 16.00 WIB, menjadi akhir sepak terjang bandar sabu Ngawi yang terkenal licin ini. Pelaku ditangkap di area persawahan Desa Legundi Kecamatan Karangjati Ngawi.
“Penangkapan ini yang terbesar dilakukan oleh petugas polres Ngawi, semoga memutus rantai peredaran sabu di Ngawi“, Ungkap Kapolres Ngawi AKPB MB. Pranatal Hutajulu. Rabu (08/10/2019)
Dari tangan pelaku petugas menyita narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis shabu dengan berat kurang lebih 10,10 gram, 1 unit sepeda motor kawasaki KLS 150 CC, 1 hp android yang diduga kuat dipergunakan pelaku untuk mengantarkan sabu kepada pemesannya.
Kepada petugas pelaku mengaku mendapatkan sabu ini dari Reza asal Madiun dengan harga 900 pergramnya, hendak dijual ke Kancil dengan harga 1,3 juta/gram.
“Penyetok asal Madiun dan pengedar asal Ngawi, saat ini masih dalam pengusutan dan penyidikan pihak petugas“ Tegas Kapolres Ngawi.
Selain menangkap Modin, petugas juga mengamankan 4 pelaku pemakai yang diantaranya ERW, TMA, RFI dam TG asal Ngawi. Kepada pelaku, petugas mengganjar dengan pelanggaran pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI No 35 tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara selama 12 tahun dan denda 800 juta rupiah. (ard)

Read 1329 times