Now playing

Rate this item
(0 votes)

Mortir Gegerkan Warga Pitu

By Published September 25, 2017

 Ngawi- Dua bom jenis mortir kaliber 81 milimeter yang ditemukan Mardi warga Desa Selopuro, Kecamatan Pitu, Ngawi dipinggiran aliran Bengawan Solo langsung diserahkan ke TNI yakni Yon Armed 12 Angicipi Yudha Ngawi, Rabu (20/09). Dari pemeriksaan yang ada meski kondisi kedua mortir berkarat patut diduga masih aktif dan sangat membahayakan warga sehingga langsung diamankan pihak TNI.

Dua mortir itu ditemukan pada Kamis pekan lalu, (14/09), sekitar pukul 13.50 WIB saat dirinya mencari bambu di pinggiran Bengawan Solo tepatnya di Dusun Sepreh, Desa Selopuro. Ketika istirahat usai menebang bambu mendadak melihat ada dua batang besi berbentuk lonjong dan berkarat dibawah semak pohon bambu. Merasa penasaran lantas Mardi pun mengambilnya dan dibawa pulang ke rumah.

Setelah diyakini barang temuanya itu bom selang dua hari kemudian Mardi menyerahkan ke personel TNI. Sementara itu dari hasil pemeriksaan TNI menyebutkan jika dua mortir yang diserahkan Mardi merupakan bom peninggalan Belanda. Kemungkinan sebelum ditemukan oleh warga dua mortir tersebut hanyut terbawa arus banjir Bengawan Solo pada musim sebelumnya. 

“ Kami berharap kepada siapa saja khususnya warga Ngawi apabila menemukan alat senjata atau bahan senjata untuk segera melapor atau menyerahkan kepada pihak berwajib agar kiranya tidak menimbulkan bahaya dan kerugian” jelas Perwira TNI AD (ARD)

Read 55064 times