Now playing

Rate this item
(0 votes)

Musim Kemarau Warga Bringin Ngawi Manfaatkan Air Waduk

By Published September 14, 2017

Ngawi-Akibat musim kemarau yang  cukup panjang melanda membuat sejumlah warga di Ngawi, hal ini mengakibatkan daerah dengan kekeringan tinggi alami kesulitan mendapatkan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka terpaksa menggunakan air seadanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sepertihalnya terjadi di Desa Gandong Kecamatan Bringin Ngawi, sebagian warga terpaksa memanfatkan air  waduk yang kotor dan berlumut untuk memenuhi kebutahan akan air. Mereka rela berjalan lebih dari 2 kilo untuk mendapatkan air yang lebih bersih di bandingkan yang lain walaupun harus kondisi air waduk sama hijau dan keruh. (14/09) 

Dengan membawa ember, gentong, dan jeriken sejumlah warga Desa Gandong, Bringin, Ngawi, terpaksa berjalan kaki kendati jaraknya berkilo-kilometer. Mereka harus menyusuri jalan setapak melintasi ladang untuk bisa menuju waduk pondok dengan harapan mendapatkan air.

:” Sudah selama satu bulan ini warga desa Gandong memanfaatkan air, rela untuk berjalan hanya mendapatkan air “ Ungkap Sutini warga desa.

Sementara Teguh salah satu warga mengaku beberapa hanya dengan memanfaatkan air waduk ini di karenakan sumber air di kampong  mereka sudah tidak ada, karena kekeringan. Hal ini sudah berlangsung selama 1 bulan terakhir dampak panjangnya musim kemarau. 

“warga rela berjalan dan menyaring air waduk agar bersih kami terpaksa karena hanya air waduk saja yang masih bisa di manfaatkan” Tegas Teguh. 

Sementara secara terpisah Eko Heru Thahjono selaku kepala BPBD kab Ngawi mendata ada 7 kecamatan di wilayah ngawi yang dampak kekeringan antara lain kecamatan Karangjati, Pangkur, Bringin Padas Kasreman Pitu Karangayar dan Mantingan. Untuk pemberian droping air bersihpun diakuinya tidak dapat setiap hari diakibatkan minimnya armada dan juga jarak tempuh ke lokasi kekeringan. (ARD)

Read 50552 times