Now playing

Rate this item
(0 votes)
Giat latihan kerawitan yang dilaksanakan setiap seminggu sekali cukup memberikan hiburan tersendiri bagi lingkungan Lapas IIB Ngawi Giat latihan kerawitan yang dilaksanakan setiap seminggu sekali cukup memberikan hiburan tersendiri bagi lingkungan Lapas IIB Ngawi

Nguri-nguri Budaya Jawa, Lapas IIB Ngawi Lestarikan Kerawitan Kepada Warga Binaan

By Published October 11, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Jangan heran apabila saat anda melintas di eks area Lapas IIB Ngawi, kemudian mendengar sayup-sayup di Indra dengar anda alunan musik karawitan khas Jawa. Bukannya lapas punya gawe mengadakan pesta pernikahan atau hajatan bahkan kearah mistis. Tapi melainkan tengah mengisi waktu dan melatih para warga binaan untuk melestarikan budaya jawa kerawitan.

“  Iyah kami menjadwalkan dalam setiap minggunya, latihan kerawitan dari penyanyi sampai penabuh dari warga binaan lapas Ngawi,” Diungkapkan oleh Ervans Bahrudhin Mulyanto selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas IIB Ngawi. Minggu (11/10/2020).

Pelatih Karawitan Lapas IIB Ngawi awalnya berasal dari para petugas sendiri dan diikuti oleh para warga binaan yang kemudian keilmuan tersebut ditularkan ke warga binaan yang lain. Hingga sekarang turun temurun dari narapidana lama ke yang baru, secara bertahap. Selain nguri-nguri budaya jawa kegiatan ini sebagai cara untuk relaksasi warga binaan lapas Ngawi, daripada di dalam kamar jenuh tidak ada kegiatan.

“ Selain nguri-nguri budaya jawa, giat ini sekaligus memberikan relaksasi kepada pelaku kerawitan atau yang mendengarkan dilingkungan lapas IIB Ngawi,” Tambahnya.  

 

Kami meminta kepada warga binaan yang sudah mahir untuk dapat mengajari satu-persatu penabuh dari degung, saron, bonang hingga gong. Perpaduan suara yang dihasilkan pun tidak kalah dengan langgam karawitan professional di kabupaten Ngawi.  Setidaknya setiap satu minggu  sekali kami inten dengan latihan karawitan.

Tegas KPLP Lapas IIB Ngawi  mengakui dengan adanya seperangkat gamelan ini memotivasi petugas lebih bersemangat dalam memberikan pembinaan kepada para wargabinaan. Selain itu juga turut melestarikan budaya bangsa. Mereka (petugas) jadi betah berada di kantor. Seharusnya saat ini waktunya jam pulang kerja, tapi merke masih tetap semangat Latihan.

“ Seperti sekarang ini, seharusnya mereka pulang ganti shif lain tapi tetap berlatih kerawitan,” Tegas Ervan. (Ard) 

 

 

 

Read 119 times