Now playing

Rate this item
(0 votes)

Nonton Kilau Raya Warga Ngawi Kecopetan, Pelaku Ada Hubungan Darah

By Published September 30, 2019


NGAWI-Berhati – hati dan waspada dengan barang berharga milik anda bila tidak ingin mengalami hal serupa dengan apa yang dialami oleh korban pencopetan di keramaian orang. Sebut saja korban dengan identitas Ririn Irawati 41th warga asal Desa Campusari, Kecamatan Karangjati, Ngawi harus kehilangan sebuah HP android setelah di tas penyimpanan di silet. Kejadian yang bermula dari korban tengah asik dengan melihat konser musik yang diselenggarakan TV Nasional di alon-alon Ngawi, karena penonton dengan jumlah capai ribuan orang mengakibatkan saling berdesakan. Ketika hendak mengabadikan moment korban merasa kehilangan HP Vivo Y95 yang tersimpan di tas, setelah di periksa tas bagian depan sudah dalam keadaan di silet atau robek.
“ HP saya tidak ada dalam tas dan tas sudah sobek seperti di potong dengan silet “ jelas Ririn kepada petugas.
Setelah larut malam dengan hingar bingar keramaian warga Ngawi yang menikmati hiburan rakyat, korban pencopetan bertambah 1 orang. Korban dengan identitas Indah Nur 15th warga asal Desa Jururejo Ngawi telah kehilangan HP OPPO dengan seri A5s dengan kondisi tas sama di robek secara sengaja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Kepada petugas korban mengaku melangami kerugian mencapai jutaan rupiah.
Mendasar 2 laporan warga, petugas langsung melakukan penyidikan dan identifikasi atas kejadian pencopetan tersebut. Modus yang dilakukan pelaku yakni sama dengan memanfaatkan keramaian orang kemudian menunggu lengah korban untuk bisa mengambil sesuatu yang berharga di dalam tas korban.
“ Para korban mengalami kejadian pencopetan yang sama yakni di depan pintu masuk masjid baitulrahman Ngawi “ ungkap Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu. (30/09/2019)
Petugas mengaku sudah mengetahui ciri-ciri pelaku hanya dalam hitungan beberapa jam petugas dengan menyisir lokasi konser musik, berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan oleh korban berhasil menangkap tangan para pencopet. Pelaku dengan inisal MH 48 dan adik MH MS 42th tercatat warga Boyolali Jawa Tengah, ND 44th dan ST 45th kedua perempuan ini warga asal Purwodadi. Dari tangan pelaku petugas mengamankan satu unit mobil avanza dengan plat nopol warna kuning AD 1012 AH.
Petugas belum menjelaskan secara rinci hubungan pelaku yang lain dan termasuk jaringan sindikat specialist atau bukan.
“ Mohon diberikan waktu kami masih melakukan pengembangan kasus pencopetan ini di wilayah hukum polres Ngawi “ tegas Kapolres Ngawi.(ard)

Read 63 times