Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021, Polres Ngawi Amankan 10 Tersangka Kapolres Ngawi : 3 masih pelajar dan 1 PNS asal Ngawi

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Petugas menunjukkan barang bukti hasil penangkapan satnarkoba polres Ngawi Petugas menunjukkan barang bukti hasil penangkapan satnarkoba polres Ngawi

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021, Polres Ngawi Amankan 10 Tersangka Kapolres Ngawi : 3 masih pelajar dan 1 PNS asal Ngawi

By Published September 13, 2021

BAHANAFM,NGAWI - Tidak pandang bulu penumpasan pelaku dan pengedar barang terlarang di wilayah hukum polres Ngawi, sedikitnya 10 pelaku diamankan 3 orang berstatus pelajar dan 1 orang PNS asal padas Ngawi.  Petugas Satuan Resnakorba Polres Ngawi dalam operasi tuntas narkoba semeru 2021 yang digelar mulai 1 – 12 September 2021, menangkap sepuluh orang yang merupakan tersangka kasus peredaran narkoba dan pil koplo di wilayah hukum setempat.

" 3 dari 10 tersangka ditangkap karena peredaran  dan penyalahgunaan psikotropika jenis sabu. Sedangkan 1 tersangka lainnya merupakan PNS  tersangka  juga penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu,”ungkap  Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Wiyana kepada media saat pres release di halaman mapolres Ngawi, Senin (13/09/2021).

Dari 10 tersangka dengan 4 BAP, tersangka peredaran pil dan sabu berinisial DA 19 th, RD 20 th dan RI 18 th pelajar asal Ngawi, RE 31th, TQ 25 th keduanya asal Sragen, BA 32 th asal Jawa barat, AW 27 th, MT 31 th keduanya wiraswasta asal Desa Jatigembol Kedunggalar, OR 25 th warga Margomulyo dan TJ 47 th PNS warga Kedungprahu Padas.  Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita sebanyak 2,65 g Sabu, 466 pil jenis Holi dan Tramadol HCL. Tidak hanya itu saja satnarkoba polres Ngawi juga mengamankan 12 handphone, 1 kendaraan serta uang 150 ribu yang diduga dipergunakan untuk melancarkan memperoleh dan mengedarkan.

“ Barang bukti dan pelaku sudah diamankan petugas dari hasil operasi selama 2 pekan,”tambah Kapolres Ngawi.


Kapolres Ngawi menegaskan  penangkapan pelaku ini dari hasil pengembangan dan juga para pelaku yang sebelumnya sudah tertangkap. Modus operadi yang dilakukan oleh pelaku untuk mendapatkan barang haram ini dengan cara sistem ranjau, yakni penjual menempatkan barang yang telah ditentukan yang kemudian diambil oleh pembeli.

“Sistem ranjau dalam memperoleh barang tersebut, namun petugas tidak lengah dalam mendapatkan pelaku dengan barang buktinya,”tegas Kapolres Ngawi.  
 
Akibat perbuatannya, 10 tersangka ini diamankan di ruang tahanan Markas Polres Ngawi. Para tersangka peredaran pil koplo akan dijerat Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan hukuman pidana penjara 10 tahun .

Sedangkan tersangka kasus penyalahgunaan narkoba akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara 5 – 20   tahun (ard)

Read 78 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries