Now playing

Rate this item
(0 votes)
Serka Salam Tengah menunjukkan Lokasi Tertembaknya korban Serka Salam Tengah menunjukkan Lokasi Tertembaknya korban

Pekerja Bubut Ngawi, Meregang Nyawa Oleh Senapan Pelanggan

By Published November 17, 2020

BAHANAFM,NGAWI- Nahas memang dengan apa yang dialami oleh korban dengan identitas  Ari Firmnasyah 38th, warga asal  Desa Widodaren, Kecamatan Gerih, Ngawi,  meninggal di Rumah Sakit Widodo 30 menit setelah mengalami pendarahan hebat akibat peluru nyasar pada dada sebelah kiri korban.  Kejadian yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, korban tersasar puluru dari senapan jenis PCP kaliber 4,5 mm di jalan Jekitut, Desa Beran kecamatan Ngawi kota.

Kejadian yang bermula dari Antok warga Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi, tengah mengecek senapan yang diperbaiki di bengkel bubut dimana korban bekerja. Terlapor ini mencoba senapannya dengan mendongak keatas menembakkan gas buang dari senapannya sebanyak 3 kali. Lantas Antok ini mencoba lagi untuk kali ke empat dengan posisi horisontal, namun siap dalam posisi tersebut ternyata masih ada sisa peluru terlontar keluar mengenai korban.

“ Saudara Antok mencoba 3 kali dengan posisi vertikal(keatas), dan mengaku senang dengan pengerjaan bengkel tersebut, kemudian saat di coba kembali keluar peluru mengenai korban,” Ungkap Serka Salam. Selasa malam (17/11/2020)

Mengetahui korban bersimbah darah korban Lukman pekerja bengkel mobil yang tidak jauh dari korban langsung di larikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi.

“ Korban mengerang kesakitan, pekerja lainnya panik mencari pertolongan dan saya yang berada dekat dengan Ari langsung melarikan menggunakan mobil, “ Jelas Lukman saksi warga.

Sementara dr Medio petugas kesehatan menangani korban, mengaku Ari datang ke IGD sudah dalam keadaan kritis. Dengan kondisi dada sebelah kiri penuh dengan darah, mulut dan hidung korban juga mengeluarkan darah. Pihak petugas langsung berusaha melakukan penyumbatan dan penekanan pada luka korban yang berlubang, diduga terkena peluru. Usaha petugas medis tidak mampu menyambung nyawa korban, diduga dikarenakan adanya kelainan pada paru-paru dan jantung akibat trauma yang dialami oleh korban.

" Pada dada sebelah kiri ada bekas luka tembakan, untuk mengetahui apa yang mengakibatkan korban meninggal perlu dilakukan visum di RSUD dr Soeroto," jelasnya.

Sementara dari informasi yang kami peroleh hingga berita, terlapor dengan identitas Antok ini menyerahkan diri kepada petugas polsek kota, dan kasus ini di tangani oleh pihak Satreskrim polres Ngawi. (ard)

Read 292 times