Now playing

Rate this item
(0 votes)
petugas tengah mengontrol kesehatan pemilik dan hewan petugas tengah mengontrol kesehatan pemilik dan hewan

Pembelian Ternak Qurban lesu, Keswan Harapkan Pembeli Pandai Memilih Hewan

By Published August 07, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Kendati pasokan ternak hewan qurban di Pasar Hewan Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menjelang Hari Idul Adha 2020, terpantau terpenuhi di masa pandemi virus corona atau COVID-19 namun lesu pembeli. Bahkan untuk pembelian ternak qurban ditingkat konsumen mengalami penurunan mencapai 2 juta bila dibandingkan lebaran idul adha tahun lalu.
“ Tahun ini sepi pembeli tidak seperti tahun lalu, harga sapi sendiri dulu bisa 15 juta perekor tapi sekarang hanya 10-13 juta saja itu sudah bagus,” Ungkap Sugeng Hariyanto salah satu penjual sapi asal Ngawi.

Dari pantauan kami dilapangan, di pasar hewan Desa Kandangan yang menjadi pusat penjualan hewan ternak di Ngawi, hanya dipenuhi oleh mereka para penjual ternak saja. Bahkan, harga hewan sapi jenis lokal dengan usia sekitar tiga tahun syarat untuk qurban juga menurun. Harga sebelum COVID-19, mencapai Rp15 juta hingga Rp17 juta per ekor, kini turun menjadi Rp10,5 juta hingga Rp12 juta per ekor. Para pembeli tidak seramai pada tahun lalu yang sampai berjubel, keadaan ini dimungkinkan karena salah satu dampak ketakutan warga akan penyebaran covid 19.
“ Pembeli sepi hanya diramaikan para penjual saja,” Tambah Sugeng Hariyanto.
Sementara guna memantau kesehatan orang dan hewan pemerintah Kabupaten Ngawi, melakukan pemeriksaan acapkali hewan dan pemilik masuk di kawasan pasar hewan. Terpantau dari petugas kesehatan kehewanan, petugas medis dan di dampingi pihak polri dan TNI memantau kedatangan para penjual dan calon pembeli. Pemeriksaan tersebut diantaranya surat sehat pemilik ternak dan pembeli, pengecekan thermogun dan memeriksa inspeksi kesehatan hewan qurban dari penyakit menular. Sehingga kerawanan penyebaran penyakit di pasar hewan baik covid 19 dan hewan tidak menjadi cluster baru.
“ Pemeriksaan ini guna memantau kesehatan pemilik dan calon pembeli dari penyebaran covid -19 sedangkan hewan qurban kami hanya memastikan tidak ada penyakit menyertai,” Jelas Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ngawi drh Tri Wahyu Yulistyani.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ngawi drh Tri Wahyu Yulistyani mengatakan ketersediaan hewan ternak di Ngawi di tengah COVID-19 justru cukup banyak karena kebutuhan pasar menurun. Masyarakat selama COVID-19 tidak ada yang melaksanakan hajatan, dan harga juga sedang turun saat ini. Kendati demikian diharapkan warga untuk bisa memilih hewan ternak yang baik diantaranya sehat, tidak keluar cairan dari hidung dan mulut yang berlebihan, kulit sehat tidak lembek, lincah dan agresif.

“ Hal tersebut harus diperhatikan mengingat kerawanan penyebaran penyakit saat sekarang, dan semoga idul adha ini berjalan dengan lancar,” Tegas Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Ngawi.(ARD) 

Read 56 times