Now playing

Rate this item
(0 votes)
Aris Subianto calon jemaah haji asal Ngawi alami penundaan akibat pandemi corona Aris Subianto calon jemaah haji asal Ngawi alami penundaan akibat pandemi corona

Pemberitahuan Menag, Pupuskan 303 CJH Ngawi

By Published June 02, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Setelah sekian lama menunggu rencana keberangkatan haji hingga berakhirnya bulan suci ramadhan, dari panitia pelaksanaan Haji Arab Saudi tidak kunjung tiba. Dipupuskan dengan pemberitahuan Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers dalam kanal youtube Kementerian Agama (Kemenag) ibadah haji ditunda hingga wabah pendemi ini selesai.  Keberangkatan haji tahun 2020 secara resmi dibatalkan, yang hal ini dirasakan oleh seluruh jemaah seluruh dunia, tidak terkecuali Kabupaten Ngawi. Diungkapkan oleh Mukkibbudin selaku kasi Umrah dan Haji Kemenag hari ini kiat sudah menerima pemberitahuan yang kami dengarkan dalam kanal youtube dan juga kami terima dalam pesan jejaring, namun hingga saat ini belum menerima surat resmi perihal penundaan tersebut.  

“ Keputusan pemerintah Indonesia melalui menteri agama, bahwa haji tahun 2020 ditunda, namun tembusan surat resmi belum kami terima,” Ungkap Mukkibbudin selaku kasi Umrah dan Haji Kemenag. Selasa (02/06/2020)

Berdasarkan data yang diperoleh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Ngawi dari sejumlah kelompok bimbingan haji (KBIH) yang ada di Kabupaten Ngawi, sebanyak 303 calon jemaah haji (CJH) yang gagal berangkat melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.

“ Ada 303 jemaah yang tidak jadi berangkat karena viruscorona,keadaan ini juga dialami seluruh umat muslim,” Tambahnya.

Sedangkan untuk keberangkatan seharusnya pada tanggal 29 Juni 2020 masuk dalam kloter 14 namun karena adanya kondisi negara sedang waspada virus corona. Awal bulan ini yang seharusnya para calon jemaah haji asal Ngawi,  melakukan persiapan guna keberangkatan kembali harus berlapang dada atas keputusan pemerintah. Seperti halnya yang dialami oleh Aris Subiyanto calon jemaah haji asal desa Beran Ngawi, harus bersabar menerima penundaan keberangkatan tapi harus bagaimana karena sudah menjadi keputusan pemerintah.

“ Informasi resmi memang belum kami terima dari Kemenag, kecewa ada mas tapi hal tersebut memang sudah menjadi keputusan semoga ada hikmah dari penundaan ini,” Jelas Aris yang sudah mendaftar sejak tahun 2011 lalu (ard)

Read 94 times