Now playing

Rate this item
(0 votes)

Pemkab Ngawi Siapkan 1,7 M, Guna Pilkades Serentak

By Published October 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Dirundung pandemic covid 19 berdampak pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di kabupaten Ngawi hingga saat ini masih belum diketahui diselenggarakan. Kendati demikian, pemerintah kabupaten Ngawi sudah mengganggarkan sebesar Rp 1,7 miliar dalam pemilihan kepala desa tersebut. Seperti diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi Kabul Tunggul Winarno mengatakan, kendati belum ada titik terang pelaksaan pilkades pemkab sudah menggaggarkan sebesar Rp 1,7 miliar untuk menggelar pemilihan kepala desa. Dan terkait anggaran tersebut sudah diputuskan akan ditanggung melalui program bantuan keuangan (BK). “Jadwal memang belum ada namun guna pelaksanaan tersebut, Ngawi sudah mengganggarkan sebesar 1,7 M guna penyelenggaraannya” Ungkap Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi. Ditambahkan oleh Kabul demikian panggilan akrab Kepala DPMD Ngawi Pilkades diambilkan dari progam BK masuk APBD, sehingga desa tidak merasa terbebani dari penyelenggaraannya. Tahun ini sedikitnya ada 22 desa yang bakal melakukan pelaksaan pilkades. Diantaranya diantaranya Kecamatan Ngrambe desa Sidimulyo, kecamatan Jogorogo desa Kletekan dan desa Berubuh, Kecamatan Kendal desa Majasem dan desa Sidorejo, Kecamatan Geneng desa Kersikan, kecamatan Kwadungan desa Budug, Kecamatan Karangjati desa Brangol dan desa Sidokerto, Kecamatan Padas desa Tungkulrejo, desa Sukowiyono, Desa Pacing dan desa Kwadungan Lor. Kemudian Kecamatan Ngawi desa Manguharjo, desa Banyuurip dan desa Watualang, Kecamatan Kedunggalar desa Katikan, kecamatan Widodaren desa Gendingan, Kecamatan Pangkur desa Paras, kecamatan Bringin desa Krompol dan desa Suruh serta kecamatan Karanganyar desa Karanganyar “ Ada 22 Desa yang bakal melaksanakan pilkades, dikabupaten Ngawi yang tinggal menunggu jadwalnya saja untuk anggaran sudah di sahkan oleh anggoata DPRD,” Tambahnya. Dikarenakan berlangsung di tengah kondisi pandemi Covid-19 pilkades wajib mematuhi protokol kesehatan. Kabul menegaskan pihaknya sudah mengajukan bantuan ke Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Ngawi agar dibantu memenuhi kebutuhan APD berupa masker, baju APD, hand sanitizer yang nantinya dipergunakan untuk panitia. Sedangkan anggaran tersebut hanya diperuntukkan kebutuhan yang penting saja. Misalnya untuk pengadaan tempat pemungutan suara, honor panitia serta membeli perlengkapan pemilihan. “ Dikarenakan berkenaan dengan pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember mendatang kemungkinan bakal dilaksanakan usai gelaran tersebut” Tegasnya Sementara Bupati Ngawi Budi Sulistyono saat dikonfirmasi secara terpisah menanggapi pilkades Ngawi sesuai dengan peraturan kemendagri tidak diperbolehkan mengangkat pejabat di masa pemilihan kepala daerah, sehingga pilkades dilakukan pada pasca pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih. “ Pilkades kemungkinan tahun depan setelah pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih,” Jelas Bupati Ngawi Budi Sulityono. (ARD)

Read 18 times