Now playing

Rate this item
(0 votes)

Pencuri Spesialis HP Ngawi, di Hadiahi Timah Panas

By Published September 27, 2019

NGAWI – Tim Buru Sergap (buser) satreskrim polres Ngawi, melumpuhkan Wahyu Pramono 30th dengan tembakan. Warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Ngawi ini terduga pencuri,spesialis barang elektronik yang sudah beraksi sekurangnya 3 lokasi berbeda. Sebelumnya pada tanggal 20 September 2019, Silvia Novita Sari warga asal Desa/Kecamatan Gerih, Ngawi kehilangan ponsel dan uang tunai. Pelaku masuk ke rumah korban dengan cara memanjat melalui jendela setelah masuk mengambil uang 500 ribu dan ponsel yang di cas.

Petugas yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan puldaket dari saksi kejadian.

“Dari hasil olah TKP dan penjelasan para saksi, kami sudah mendapat gambaran, WP (Wahyu Pramono) sebagai pelakunya,” jelas Wakapolres Ngawi kompol Hartono, Senin (23/9/2019).

Polisi mengendus keberadaan Wahyu pada tanggal yang sama pukul 13.30 WIB, di rumah saudaranya di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan.
Anggota tim buser dengan mudah menangkap wahyu, yang saat itu tengah bersembunyi. Polisi menyita barang bukti berupa sebuah ponsel merk OPPO F5 warna merah, ponsel Oppo warga hitam, ponsel Oppo warga gold, hp Samsung, uang tunai 20 ribu (Sisa hasil penjualan ) dan 2 sepeda angin di duga sebagai sarana menuju lokasi.

Dari hasil interogasi, plaku mengaku sudah 3 kalinya melakukan aksi yang sama. Dari lokasi penangkapan, polisi bermaksud membawa Wahyu ke Mapolres Ngawi.

Namun di tengah perjalanan, Wahyu berupaya melepaskan diri dari kawalan polisi. Polisi kemudian melumpuhkannya dengan tembakan di kaki kanannya. Seusai mendapat perawatan di RSUD dr Soeroto, Wajyu dibawa ke Mapolres Ngawi, untuk menjalani proses hukum.

Dari pengembangan penyidikan, pada hari sabtu tanggal 13 okteber 2018 pukul 24,00 WIB Wahyu pernah mencuri di rumah warga Dusun Punukan Desa Baderan, Kecamatan Geneng Ngawi. Pada tanggal 7 Agustus 2019 pukul 04.15 WIB di Desa Baderan Geneng Ngawi dan yang terakhir di rumah Silvia Novia warga asal Desa/Kecamatan Gerih. Dari hasil pengembangan petugas berhasil menangkap penadah dari hasil curian pelaku yakni atas identitas Darmono 40 th.

“Penyidik masih melakukan pengembangan, karena kemungkinan ada TKP lain yang belum terungkap kendati sudah mengamankan penadahnya,” Ungkap Wakapolres Ngawi.

Wahyu akan dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun dan Darmono di jerat pasal 480 KUHP dengan ancaman pindana penjara selama 5 tahun. (ard)

Read 57 times