Now playing

Rate this item
(0 votes)

Pengerjaan Asal-asalan, Pavingisasi Kepatihan Tidak Memuaskan

By Published October 18, 2019

NGAWI – Tidak memuaskan dan mengecewakan proyek pengadaan kontruksi sarana dan prasarana pariwisata paving dan pagar kepatihan dengan nilai 1 M bersumber dari APBD 2019 dinilai jauh dari perencanaan matang. Diungkapkan oleh Supeno selaku ketua komisi III DPRD Ngawi yang siang tadi, Jumat (18/10/2019) melakukan inspeksi mendadak di lokasi proyek jalan Patiunus menyayangkan pengerjaanya. Menurutnya pelaksana proyek serta OPD dalam hal ini Dinas Pariwisata,Pemuda dan Olahraga, tidak memperhitungkan penggunaan paving dengan model segilima bisa bertahan lama. Bahkan saat anggota dewan tersebut melakukan sidak sudah ditemukan kerusakan paving, sebelum proyek tersebut di serahkan kepada pemerintah kabupaten Ngawi.
“ Proyek baru pengerjaan sekitar 59%, tapi sudah di temukan paving yang rusak, bagaimana besok apabila dilanjutkan pengerjaan proyek dengan tonase berat bisa hancur kepatihan nanti” Ungkap Supeno.
Ditambahkan oleh politisi dari partai amanat nasional dalam perencanaan pengerjaan paving menggunakan paving model segiempat bukannya segilima yang di kerjakan oleh pihak pelaksana CV Kurnia Bhakti tersebut. Mendasar dari hasil sidak ini komisi III bakal merekomendasikan kepada Bupati untuk OPD lebih memaksimalkan pengerjaan salah satu tempat bersejarah di Kabupaten Ngawi ini.
“ Dengan melaporkan kejadian ini kepada sodara Bupati, agar kiranya pengerjaan kepatihan tidak asal-asalan dan sesuai dengan besaran teknisnya “ Tegas Supeno. (Ard)

Read 101 times