Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Penyekatan Mudik Lebaran 1442 H, Ini Yang Harus Diperhatikan

Now playing

Rate this item
(0 votes)
forkopimda duduk bersama mendengarkan vidcon Kapolri, dalam mengantisipasi mudik lebaran tahun ini forkopimda duduk bersama mendengarkan vidcon Kapolri, dalam mengantisipasi mudik lebaran tahun ini

Penyekatan Mudik Lebaran 1442 H, Ini Yang Harus Diperhatikan

By Published April 21, 2021

BAHANAFM NGAWI - Pemerintah resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021 atau lebaran 1442 H.  Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021. Menindaklanjuti larangan tersebut hari ini, polres Ngawi mengadakan rapat koordinasi (rakor) bersama pejabat forpimda Kabupaten Ngawi, Rabu pagi (21/04/2021). Rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Heru Kusnindar, dan Dandim 0805/Ngawi Letkol Inf Totok Prio Kismanto bertempat di Polres Ngawi.

“Hari ini sesuai dengan arahan Kapolri melalui vidcon, dengan disaksikan oleh pejabat forpimda Ngawi. Guna menyambut lebaran ditengah pandemi Covid -19,” ungkap Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Wiyana. 

Persiapan penyekatan sendiri oleh polres Ngawi, yakni dengan membangun pos di exit tol , pintu masuk kabupaten Ngawi di kecamatan Mantindan dan Banyuurip. Kaporles Ngawi menambahkan kepada warga yang nekat melintas akan diminta putar balik, apabila tidak menyertakan surat penugasan.

“Kepada warga dengan menyertai surat tugas yang diperbolehkan masuk ke Ngawi, apabila tidak membawa pemudik wajib putar balik,” tambah Kapolres Ngawi.

Sementara di tempat yang sama Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko, pihaknya mengapresiasi giat pihak petugas dengan bersama-sama ikut dalam pengamanan pencegahan penyebaran Covid -19. Keikusertaan tersebut diantaranya pengadaan personil yang ditempatkan di 3 pos. Pos tersebut terdiri dari penyekatan, pos pengamanan dan pos wisata nantinya di pos tersebut akan ada pemeriksaan antigen. Tidak hanya itu saja, pemerintah kabupaten Ngawi juga siap membangun pos penyekatan di tingkat desa sejak 25 april mendatang. Hal ini untuk mengetahui kedatangan para pemudik yang tercecer, lepas dari pengawasan petugas. Pihaknya juga tegas apabila terdapat pemudik dalam pemeriksaan satgas terpapar atau terindikasi Covid-19, pemkab meminta untuk melakukan isolasi mandiri.

“Kami akan membangun pos sejak 25 april dengan disertai pemeriksaan Covid-19 hingga antigen,” tegas wakil Bupati Ngawi. (fiuna)

Read 170 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries