Now playing

Rate this item
(0 votes)

Penyekatan Petugas Dalam Antisipasi Aksi Bela Rohingya

By Published September 09, 2017

Ngawi-Ratusan personel Polres Ngawi melakukan penyekatan di wilayah perbatasan Jatim-Jateng tepatnya di Kecamatan Mantingan, Ngawi.  Penyekatan yang dilakukan selama tiga hari mulai Kamis, (07/09), untuk mengantisipasi aksi massa dari Jatim yang bakal mengikuti aksi solidaritas Bela Rohingya di Masjid An-Nuur, Sawitan, Kabupaten Magelang, Jumat (08/09).

“Kegiatan penyekatan yang kami lakukan merupakan gabungan dengan Polres Sragen untuk mencegah ada massa yang menuju ke Magelang mengingat kapasitas atau daya tamping di Masjid An-Nuur sangat terbatas,” terang Kabagops Polres Ngawi Kompol Wahono via selular, Jum’at (08/09).

Menurut Wahono, personel yang dikerahkan dilokasi penyekatan sesuai sprint sekitar 100 petugas dari berbagai kesatuan baik Dalmas, Sabhara maupun Satlantas. Dan sistim pengamananya sendiri dilakukan dua sistim tertutup dan terbuka mengingat dari kondisi lapangan.

“Sejak kemarin pagi baru ditemukan ada dua kendaraan bus yang mengangkut massa menuju Magelang. Dan itu terjadi semalam mereka berasal dari Lamongan setelah kami berikan pemahaman mereka pun akhirnya putar balik kembali ke daerahnya lagi,” ujar Kompol Wahono.

Sementara itu dari pantauan yang ada, arus lalu-lintas di kawasan Masjid Agung An-Nuur, Sawitan, Magelang dialihkan oleh petugas satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Magelang, menjelang digelarnya aksi Bela Rohingnya.

Begitu juga arus lalu lintas menuju Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Masjid Agung An-Nur. Kepala Satlantas Polres Magelang AKP Didi Dewantara menyebutkan, lalu lintas khusus untuk wisatawan dari arah simpang tiga Blondo ke Borobudur dialihkan ke simpang tiga Palbapang – Candi Mendut – simpang tiga Karet – ke Borobudur. Hal ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terlebih lagi, hal ini sudah menjadi atensi petugas.(ARD)

Read 59549 times