Now playing

Rate this item
(0 votes)
Pelaksanaan upacara virtual kesaktian Pancasila di Pendopo Widya Graha Pemkab Ngawi Pelaksanaan upacara virtual kesaktian Pancasila di Pendopo Widya Graha Pemkab Ngawi

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Ngawi Secara Virtual

By Published October 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Hari kesaktian pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober, namun ditahun ini Ngawi berada ditengah pandemic covid 19 memaksa gelaran upacara peringatan tersebut hanya dilaksanakan secara virtual di dalam pendopo widya graha pemkab Ngawi. Upacara hari kesaktian pancasila yang hanya diikuti oleh Forum Pimpinan Musyawarah Daerah (Forpinda) Kabupaten Ngawi, tetap berlangsung dengan khidmad bersamaan dengan pelaksaan upacara kepresidenan di lubang buaya. Bupati Ngawi Budi Sulistyono usai pelaksaan upacara hari kesaktian pancasila didampingi Kapolres AKBP Dicky Ario Yustisianto, Dandim Dandim baru Letkol. Inf. Totok Prio Kismanro, Kajari Ali Sunhaji, Danyonared 12 Arm Ronald F Siwabessy, Ketua Pengadilan Muh. Djauhar Setyadi berlangsung dengan lancar. “ Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pagi ini tetap mengedepankan protokol kesehatan nomer satu, yang hanya diikuti oleh Forpimda dan pejabat dinas di lingkup pemerintah Kabupaten Ngawi,” Ungkap Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Kamis (01/10/2020) Pancasila merupakan suatu jalan pikiran dan dasar falsafah hidup bangsa Indonesia. Oleh karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dilakukan secara rutin. Namun dalam perkembangan zaman dari tahun ke tahun hingga saat sekarang, sejak lahirnya Pancasila terus di rong – rong dengan segala cara untuk dihilangkan atau dirubah sebagai pedoman bangsa Indonesia. Mendasar hal itu mari kita bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menjaga 4 pilar yang kita yakini. “ Sejak lahirnya pancasila terus ada upaya – upaya dari berbagai pihak untuk di hapus atau diganti, maka mari kita tetap menjaga NKRI dengan Pancasila sebagai pedoman,” Tambahnya. Salah satu tujuan adalah peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober agar masyarakat Indonesia mengetahui sejarah bangsa yang berharga. Mendasar hal itu untuk kita generasi penerus harus bisa menjaga keuntuhannya, jangan sampai Pancasila yang sudah menjadi kebanggaan kita dan tidak dimiliki di negara lain menjadi pemersatu warga Indonesia yang berbeda adat istiadat, agama, suku bangsa untuk tetap menjalin kerukunan satu dengan yang lain. “ Kita memiliki Pancasia yang menjadi pemersatu keragaman perbedaan suku bangsa, agama dan adat istiadat untuk tetap kita jaga keutuhannya,” Tegasnya. (ARD)

Read 27 times