Now playing

Rate this item
(0 votes)

Petugas Berhasil Ringkus Pelaku Pembancok Istri Asal Widodaren

By Published October 03, 2017
Ngawi- keberhasilan pihak aparat kepolisian Satreskrim Polres Ngawi patut di acungi jempol, bagamana tidak kebolehan koordinasi dan pengembangan kasus, akhirnya berhasil menangkap NH (24) pria asal Dusun Wadangkerep, Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren, Ngawi, Senin (02/10). Bukan karena asal tangkap oleh petugas karena Pria ini diduga yang sebagai pelaku pembacokan terhadap istrinya Lasmi (37) asal Dusun Sidomulyo, Desa Mendiro, Kecamatan Ngrambe, Ngawi pada 20 September 2017 lalu. “Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak keberhasilan penangkapan pelaku berinisial NH kemarin 29 September 2017 dirumahnya. Pelaku ini ditangkap setelah sempat kabur ke Ponorogo dan sekarang keberadaanya di sel Mapolres Ngawi,” jelas Kasubbag Humas Polres Ngawi AKP ES Martono, Kronoogis kejadian ini berawal penganiayaan yang dilakukan pelaku NH terhadap korban Lasmi terjadi pada Rabu, (20/09), sekira pukul 17.30 WIB. Saat itu terduga pelaku menyuruh adiknya Diki untuk memberi pakan kambing ternaknya. Setelah itu terjadi salah paham dengan adiknya berlanjut terjadinya penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis golok ke Lasmi yang tidak lain istri pelaku. “Dari keterangan awal pelaku tidak terima dengan perkataan adiknya, istri korban berusah melerai. Ada salah paham dengan korban, pelaku ini memukul kepala korban dengan batu disusul pembacokan menggunakan golok mengenai pergelangan tangan kanan korban,” jelas AKP ES Martono. Terpisah, Wariyanti adik korban membenarkan adanya aksi penganiayaan yang dilakukan kakak iparnya yang menyebabkan Lasmi terluka. Saat di Tanya perihal penyebab adik korban tidak bisa menjelaskan dari aksi kekerasan yang menimpa Lasmi kakak kandungnya itu. “Usai kejadian kakak ipar saya ini menyerahkan Mbak Lasmi kepihak keluarga di Desa Mendiro sini yang katanya sudah tidak kuat lagi. Tetapi untuk penyebab penganiayaan itu saya sendiri tidak tahu pastinya,” pungkas Wariyanti. Pihak keluarga mengharapkan kepada petugas berwajib memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.(ARD)
Read 60369 times