Now playing

Rate this item
(0 votes)

Petugas Menyisir Hutan Jaring Pelaku

By Published September 27, 2017

Ngawi-Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Maryoko tidak ingin buruannya lari jauh, langsung turun tangan memimpin olah TKP kejadian pembunuhan di Dusun Kapungan, RT 02/RW 03, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ngawi. Namun hingga sejauh ini motif pembunuhan yang dilakukan pelaku Muh Mudiono (31) warga Dusun Pondok, Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo terhadap Neny Agustin (16) belum diketahui secara jelas. Dari hasil olah TKP dan beberapa keterangan saksi mata perwira yang baru bertugas dua pekan di mapolres Ngawi memerintahkan kepada bawahannya untuk melakukan pengejaran. 

Dari lokasi kejadian terlihat petugas masih meminta keterangan dari beberapa orang saksi. Hanya saja secara detail peristiwa pembunuhan yang terjadi sekitar 10.00 WIB, Selasa (26/09) tersebut belum bisa dikonfirmasi baik kronologi maupun saat kejadian. Mengingat saat peristiwa terjadi kondisinya sepi warga sekitarnya melakukan aktifitas disawah.

“ Kejadian begitu cepat, kami para warga masih sibuk di sawah dan menghampiri asal suara minta tolong dari salah satu korban,” terang Sukardi tetangga korban.

Ungkapnya, sesaat setelah kejadian dirinya juga melihat kakek korban Pawiro Sikas (65) berada didepan rumah tidak jauh dari lokasi kejadian dengan kondisi berlumuran darah dibagian kepalanya. Sedangkan posisi ibu korban Sumiyati (45) maupun tetangga korban Samiyem sudah ditolong warga lainya.

Sementara itu kondisi bapak korban Sujari (55) terlihat shock dengan peristiwa tragis yang dialami keluarganya itu. Maklum ketika peristiwa terjadi Sujari tengah bekerja pada proyek irigasi di lokasi wisata Srambang masuk Desa Girimulyo,Kecamatan Jogorogo. Bahkan dikabarkan sebelumnya begitu mendapat kabar  anak bungsunya Neny Agustin meregang nyawa ditangan calon menantunya Muh Mudiono kondisi Sujari langsung pingsan.

Kemudian posisi Muh Mudiono terduga pelaku pembunuhan tersebut belum tertangkap oleh petugas. Hingga sore ini puluhan personel Polres Ngawi melakukan pengejaran terhadap pria yang berprofesi sebagai tukang kroto ini. Diduga pelaku masih bersembunyi di hutan Krandegan masuk wilayah Kecamatan Ngrambe atau sekitar dua kilometer dari rumah korban. Dengan di bantu para sekitar warga petugas melakukan penyisiran menggunakan alat penerangan untuk menembus hutan berharap mendapatkan pelaku.(ARD)

Read 50953 times