Now playing

Rate this item
(0 votes)
Petugas menunjukkan barang bukti upal kepada media Petugas menunjukkan barang bukti upal kepada media

Petugas Polres Ngawi, Gagalkan Upal 500 Juta

By Published October 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI - Patut diacungi jempol tiga orang pria diamankan polisi karena diduga terlibat dalam tindak pidana peredaran uang palsu. Tiga orang yang berbeda tempat tinggal ini mempunyai hubungan satu dengan yang lain. Diantaranya SMRJ 55 Th warga asal Dusun Tianak, Desa Tianak Utara, Drs SMRD purna PNS warga asal Desa Bancong, Kecamatan Wonosari Kabupaten Madiun dan SRKM 61 Th warga asal Desa Babadan Kecamatan Pangkur. Mereka ditanggap mendasar laporan petugas BRI link yang mengembalikan uang karena di duga palsu diterima dari petugas BRI Link di Dusun Kaligandri Desa Babadan Kecamatan Pangkur. “ Keberhasilan petugas ini sebagai hasil kerjasama warga yang menginformasikan adanya uang palsu beredar di wilayah Pangkur Ngawi,” Ungkap Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP I Gusti Agung Ananta. Senin (28/09/2020) Dari tangan ketiga tersangka petugas mengamankan uang palsu pecahan 100 ribu sejumlah Rp 546.100.000( Lima ratus empat puluh enam juta seratus ribu rupiah), serta kendaraan yang dipergunakan pelaku diantaranya mobil Daihatsu Sigra nopol S 1281 WA dan motor vario No pol AE 6335 FN. Kejadian ini bermula dari SMRJ dan SMRD terlibat bisnis uang palsu, dari tangan SMRJ, SMRD yang purna PNS menerima upal 100 juta yang kemudian meminta tolong kepada SRKM untuk mentransfer ke rekening istrinya ANF melalui BRI Link di Pangkur. Sebagai imbalan telah mentransfer SRKM mendapatkan uang 200 ribu rupiah. “ Terkuaknya kasus ini dari uang nasabah BRI Link di Pangkur mengembalikan karena diduga upal, mendasar hal tersebut petugas langsung melakukan penyidikan dan pengusutan, berhasil mengamankan 3 pelaku,” Tambah Kasat Rekrim polres Ngawi. Kasat reskrim polres Ngawi menegaskan karena kemiripan upal ini hampir 80 % mendekati keaslian, bahkan petugas BRI Link tertipu selama 4 kali pelaku melakukan transfer. Kepada warga Ngawi untuk berhati-hati pasalnya masih ada uang beredar sekitar ratusan juta. Pasalnya 1 Milyar yang akunya pelaku kepada petugas diterima dari orang asal Surabaya dengan inisial ATK baru diamankan petugas 300 juta. “ Di Ngawi diamankan sekitar 500 juta di Surabaya 300 juta dan saat ini kami bekerjasama polrestabes Surabaya untuk pelaku yang dalam pencaharian,” Tegasnya. Nomer seri upal ini cukup banyak hampir 35 seri, dan bisa di terawang memiliki gambar air pahlawan hanya saja upal ini tidak memiliki benang biru apabila di sinar ultra sehingga kepada warga untuk waspada dan berhati-hati. “ Hampir tidak bisa di bedakan apabila dengan kasat mata, tapi bila di sinar ultra upal ini tidak memiliki benang biru seperti uang yang asli,” Tambah Kasat Reskrim Polres Ngawi. Kepada pelaku diancam pidana penjara selama 15 tahun penjara atau denda 50 Milyar sesuai pasal 36 UURI no 7 tahun 2021 tetang mata uang dan pasal 245 KUHP jo pasal 55. (ARD)

Read 20 times