Now playing

Rate this item
(0 votes)

Petugas Reskrim Ngawi, Terus Mengejar Keberadaan Dalang Pencopetan

By Published September 08, 2019

 

NGAWI –Usai penangkapan komplotan copet asal Surabaya, yang beraksi di alun-alun Ngawi mengakibatkan puluhan penontonnya harus kehilangan banyak barang berharga seperti HP dan juga dompet. Mendasar laporan belasan warga yang melihat gelaran pesta rakyat , di selenggarakan oleh salah satu dinas di Kabupaten Ngawi ini menjadi korban copet. Melihat hal itu, Kapolres Ngawi langsung meninstrusikan buser untuk menindaklanjuti. Tidak pulang dengan tangan hampa, petugas berhasil menangkap 5 dari 6 orang koplotan yang disinyalir dari Surabaya ini. Dikarenakan melakukan usaha melarikan diri, petugas menghadiahi timah panas di salah satu kaki pencopet. (07/09/2019)
Kelima pelaku antara lain, Erik Susanto (34) Kelurahan Pabean Kecamatan Perak Kodya, Daud Dwi Putra (30) Kelurahan Perak Timur Kecamatan Pabean Cantikan, Joko Sucahyono (42) Kelurahan Perak Timur Kecamatan Cantikan Kota, Rizal Beni Pranoto (28) Kelurahan Griges Kecamatan Asemrowo, Abdul Rohman (21) Kelurahan Pabean Cantikan Kecamatan Perak Timur dan satu orang lagi atas nama Wawan statusnya DPO setelah berhasil kabur.
Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu menjelaskan, komplotan antar kota ini sudah melakukan aksinya lebih dari 2 kali yakni di daerah sidoarjo dan Ngawi kota kemarin, sebelum beraksi komplotan copet ini sudah membagi tugas masing-masing.
“ Yang di sasar para pencopet ini adalah kerumunan banyak orang, para pencopet ini sudah punya tugas sendiri-sendiri, ada yang melempar petasan, ada yang mendorong dan ada yang bertugas mengambil barang berharga “ Ungkap Kapolres Ngawi AKBP MB Pranatal Hutajulu.

Setelah memastikan lokasi aksi kejahatan mereka pun berangkat dari Surabaya dengan menyewa mobil rental jenis Mobilio warna hitam nopol L 1492 XC termasuk sang sopir Daman Huri (24) warga Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo. Dikarenakan Huri tidak mengetahui dan hanya sebagai sopir dan mobil yang dirental, statusnya hanya saksi dalam kasus komplotan pencopet ini.
“ Pelaku ini hanya 6 orang, 1 DPO dan 1 selaku sopir hanya sebatas sopir rental yang tidak termasuk dalam komplotan ini “ tegas Kapolres Ngawi.

Penangkapan komplotan pencopet ini, sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dengan mobil rental yang pada akhirnya berhasil di berhentikan di jalan teungku umar timur. Sekitar 200 meter dari alun-alun Ngawi, sebelumnya sudah di berikan tembakan peringatan kepada para pelaku 2 kabur, 1 berhasil di lumpuhkan dengan timah panas. Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan 7 handphone

“ Anggota sudah, mendapati ciri-ciri DPO dan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan polres Sidoarjo dan Surabaya untuk menangkap pelaku yang berhasil kabur “ Tegas Kapolres Ngawi.(08/09/2019)
Pihak petugas polres Ngawi, tidak akan tinggal diam dalam kasus ini selain mencari keberadaan Wawan, penadah barang curian akan pihaknya tindaklanjuti.(ard)

Read 58 times