Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Polres Lepas Burung Hantu, Bupati Siapkan Perda Pemburuan Musuh Alami Tikus

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Forpinda melepas burung hantu sebagai pencegahan penggunaan aliran listrik pada jebakan tikus Forpinda melepas burung hantu sebagai pencegahan penggunaan aliran listrik pada jebakan tikus

Polres Lepas Burung Hantu, Bupati Siapkan Perda Pemburuan Musuh Alami Tikus

By Published January 16, 2021

BAHANAFM,NGAWI - Beberapa bulan terakhir, pihak kepolisian resort Ngawi dibuat kwalahan dengan apa yang dilakukan oleh para petani, masih nekat memasang jebakan tikus dengan menggunakan aliran listrik bertegangan tinggi. Akibatnya banyak korban berjatuhan karena tidak sengaja tersentuh dan menginjak kawat hingga korban meninggal dunia. Sedikitnya 5 nyawa melayang 4 diantaranya adalah pemiliknya sendiri, petugas juga telah memberikan sanksi tegas kepada pemilik sawah. Sano 70th warag asal Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, harus mempertanggungjawabkan tindakanya karena mengakibatkan Kateno 46th tetangga korban meregang nyawa karena jebakan tikus.
“ Untuk memberikan efek jera kepada warga Ngawi yang petugas memberikan sanksi tegas kepada pemilik sawah dengan pelanggaran pasal 359 KUHP ancaman pidana penjara lebih dari 3 tahun,” Ungkap Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Wiyana. Kamis (31/12/2020) dini hari.
Mendasar hal itu moment pergantian tahun dimanfaatkan oleh Kapolres Ngawi bersama forpimda melaksanakan pelepasan burung hantu guna mengatasi wabah tikus yang merusak lahan pertanian. Pelepasan burung hantu yang mempunyai nama latin Tyto Alba, dilaksanakan di tengah persawahan kecamatan Paron Ngawi.
“ Semoga langkah ini bisa menekan populasi wabah tikus yang merajalela, sekaligus menekan penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik bertegangan tinggi,” Tambahnya.
Hal ini sebagai bentuk nyata respon Polres Ngawi dalam menyikapi banyaknya kasus orang meninggal karena jebakan tikus. Kapolres Ngawi menegaskan para petani untuk lebih memilih cara ini untuk mengatasi wabah tikus daripada menggunakan jebakan listrik yang berbahaya dan berkonsekuensi hukum.
“Kedepannya tahun 2021 diharapkan bantuan burung hantu akan ditingkatkan dan dikampanyekan kepada para petani secara massif,” Tegas Kapolres Ngawi.
Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono kedepan Ngawi bersih dari jebakan tikus dan pihaknya segera mengeluarkan perbub tentang larangan memburu musuh alami tikus agar populasi wabah tikus bisa ditanggulangi musuh ekosistemnya.
“ Saya sungguh mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pihak petugas, tinggal peraturan yang mendukung nantinya bisa disahkan oleh Bupati terpilih dalam mencegah pemburuan musuh alami tikus,” Ungkap Bupati Ngawi Budi Sulistyono. (ARD)

Read 81 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries