Now playing

Rate this item
(0 votes)
Petugas tengah membantu warga membersihkan pohon yang menimpa rumah Petugas tengah membantu warga membersihkan pohon yang menimpa rumah

Puluhan Rumah Rusak di Paron Ngawi Akibat Terjangan Angin

By Published November 06, 2020

BAHANAFM, NGAWI- Beberapa hari terakhir ini cuaca tidak bersahabat terus terjadi di Kabupaten Ngawi, hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan beberapa wilayah di Kecamatan Kwadungan terendam banjir. Belum usai dengan surutnya luapan bengawan Madiun rendam 6 desa dikecamatan Kwadungan Ngawi, saat ini giliran desa wilayah di Kecamatan Paron beberapa alami rumah rusak berat hingga ringan diterjang angin puting beliung, tepatnya di Desa Jeblogan, pada Kamis sore (5/11/2020).

Peristiwa bencana angin puting beliung yang di sertai hujan lebat tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 sore. Diungkapkan oleh salah satu korban Parno (50) warga yang rumahnya juga ikut disapu puting beliung menuturkan, angin datang dari arah utara langsung menghantam beberapa pohon yang kemudian menimpa atap rumahnya dibagian dapur.


" Saat kejadian saya dan keluarga tidak berani keluar rumah ada karena suasana saat itu hujan deras, tiba tiba suara gemuruh terdengar sangat keras sekali, saat saya kebelakang bagian dapur rumah saya sudah dalam kondisi berantakan tertimpa pohon," Ungkapnya.

Sementara itu, informasi dari pihak kepolisian bencana puting beliung tersebut telah merusak 13 rumah, serta menumbangkan beberapa pohon dan akibat kejadian tersebut kerugian materil sementara mencapai ratusan juta.

Guna mengatasi situasi dampak bencana gotong royong oleh Tim BPBD dibantu Kepolisian, Koramil, beserta warga langsung melakukan evakuasi dan membersihkan puing-puing atap rumah warga yang berantakan termasuk pohon yang tumbang diterjang angin puting beliung yang menutup akses jalan desa.

Sementara Teguh Puryadi selaku kabid kedaruratan dan logistik BPBD Ngawi menjelaskan pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan rumah warga yang rusak akibat puting beliung dan menegaskan pemkab sendiri mengharapkan kepada warga untuk waspada terhadap bencana alam yang seringkali melanda Ngawi di pasca musim kemarau panjang sepertihalnya saat sekarang. (ard)

Read 198 times