Now playing

Rate this item
(0 votes)
Kondisi rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung Kondisi rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung

Puting Beliung Terjang 2 Desa Ngrambe Ngawi, Puluhan Rumah Warga Rusak

By Published October 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Memasuki musim pancaroba yang terjadi di wilayah menunjukkan eksistensi cuaca ektrim, dan potensi angin puting beliung mulai terjadi di wilayah Ngawi. Bencana alam puting beliung mulai menghantui warga Kecamatan Ngrambe, Ngawi. Salah satu buktinya, kejadian terjangan angin punting beliung, Selasa (22/09/2020) siang tadi mengakibatkan rumah puluhan rumah warga rusak. Dampak yang terjadi terjangan angin itu terjadi di Dusun Parenan Desa Setono mengakibatkan sedikitnya 22 rumah rusak ringan dan mengakibatkan putusnya jaringan listrik sedangkan di Dusun Babadan, Desa Giriharjo 2 rumah roboh. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mendapat laporan tersebut langsung turun ke lapangan. “2 rumah roboh milik Sutikno dan Sumadi warga Desa Giriharjo sedangkan 22 rumah warga Dusun Parenan Desa Setono alami rusak ringan, seperti genting jatuh karena terjangan angin puting beliung sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Kepala Pelaksana BPBD Ngawi Prilia Yuda Putra. Angin menerjang saat hujan turun cukup deras. Dia menjelaskan, TRC BPBD langsung terjun ke lapangan. TRC BPBD bersama dengan TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat melakukan kerja bakti pembersihan wilayah yang terdampak. “Dengan gotong royong bersama warga setempat membantu membenahi rumah yang rusak, sekaligus melakukan identifikasi kerusakan akibat angin kencang dan puting beliung,” Tambahnya. Bencana alam angin puting beliung dan angin kencang hampir tiap tahun menerjang wilayah Ngawi yang berkarakteristik daerah dataran tinggi dan dataran rendah. Bencana terjadi seringkali pada awal musim hujan. Padahal, saat ini masih pertengahan Setember, yang masih masa musim kemarau tapi seringkali terjadi hujan di beberapa titik di wilayah Ngawi. Dengan dibantu relawan tanggap bencana yang tersebar di beberapa kecamatan, BPBD Ngawi juga mulai siaga untuk menghadapi ancaman bencana alam. “ Dengan dibantu para relawan BPBD siaga setiap saat. Mereka langsung turun jika sewaktu-waktu ada kejadian bencana alam,” Tegas Ketua Pelaksana BPBD Ngawi. Kerugian materiil yang dialami korban yang diantaranya Sutikno rumah bagian depan mengalami roboh dan kerusakan pada sebagian genteng bagian dapur. total kerugian kurang lebih Rp 20.000.000, sedangkan Sumadi rumah bagian dapur roboh total kerugian Rp 15.000.000. (ARD)

Read 26 times