Now playing

Rate this item
(0 votes)

Rekan Sejawat Tertembak, IMM Ngawi Gelar Demo di Polres Ngawi

By Published October 02, 2019

NGAWI –Randi dan Yusuf , tertembak saat mengikuti unjuk rasa menolak RUU kontroversial. IMM mengecam tindakan represif oleh petugas. Mendasar hal tersebut Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ngawi gelar aksi unjuk rasa damai di mapolres Ngawi.

"Kami dari DPC IMM Ngawi mengecam dan menyesalkan tindakan represif dari aparat, biar bagaimana pun kan unjuk rasa atau demonstrasi ini hak warga negara, penanganannya pun tentu harus sesuai dengan SOP atau prosedur. " Jelas Ketua DPC IMM Ngawi Fahrizal Budi Setiawan, Rabu (02/10/2019).
Fahrizal mengatakan kader IMM se-Indonesia berduka atas meninggalnya Randi dan Yusuf . IMM meminta kepada pihak petugas untuk mengusut tuntas kejadian tersebut sampai selesai secara terbuka dan secepatnya serta menjadikan kejadian tersebut tidak terulang kembali saat mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa.

“ Kisah Randi dan Yusuf ini semoga menjadi akhir untuk tidak ada kisah pilu Randi dan Yusuf yang lain, dan kasus ini untuk segera di selesaikan secara terbuka dan secepatnya “ Tambahnya.
Setelah menyerahkan 7 tuntutan dari IMM Pusat, IMM Ngawi menggaris bawahi 2 tuntutan yang diajukan kepada petugas. Aksi unjukrasa IMM yang di terima langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu
Randi bergabung IMM setelah mengikuti pelatihan Darul Arqam dasar pada 2017. Randi juga aktif dalam berbagai kepanitiaan di IMM.

Seperti diketahui, Randi diduga tewas tertembak saat unjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara. Ada luka tembak di bagian dada mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Halu Oleo itu.

Tim Medis RS Ismoyo, Sersan Mayor Salam SR, mengatakan sekitar pukul 15.00 Wita, Randi dibawa oleh sejumlah rekannya ke Unit Gawat Darurat RS Dokter Ismoyo dalan keadaan kritis. Namun nahas, nyawa Randi tidak tertolong oleh gabungan tim dokter spesialis bedah, anestesi, dan dokter umum.

Kapolres Ngawi secara terpisah usai menerima aksi IMM kepada media cukup mengesalkan kejadian yang terjadi di Selawesi Tenggara, dan mendukung untuk melakukan pengusutan yang di lakukan oleh petugas.
“ Saat ini, tim Mabes Polri tengah mendelegasikan anggotanya untuk melakukan penyidikan di Sulteng, mari kita doakan agar cepat selesai kasus tersebut terungkap “ Tegas Kapolres Ngawi. (ard)

Read 153 times