Now playing

Rate this item
(0 votes)
Kasat Reskrim polres Ngawi  I Gusti Agung yang nampak seperti penyanyi Dory Harsa Kasat Reskrim polres Ngawi I Gusti Agung yang nampak seperti penyanyi Dory Harsa

Sehari 2 Petani Ngawi Meregang Nyawa di Sawah

By Published August 18, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Nahas memang dengan apa yang dialami oleh 2 petani warga Ngawi ini, niatnya untuk mendapatkan hasil yang melimpah dari usaha dilakukan namun sebaliknya nyawa mereka harus di gadaikan. Seperti dialami oleh Suhadi pria 48 tahun warga Dusun Kesongo, Desa Kedungputri, Kecamatan Paron ditemukan meninggal di area sawah desa setempat. Dari saksi warga mengetahui Suhadi sebelumnya tengah membajak sawah, tiba-tiba mendadak jatuh ke di sekitar pematang sawah. Kecurigaan warga berawal mesin pembajak masih menyala tapi tidak berjalan, setelah di cek korban sudah terlentang.
"Melihat dari peristiwanya korban ini akibat tersengat listrik PLN. Namun untuk lebih jauh kita masih melakukan olah TKP, " jelas Kapolsek Paron Iptu Suyitno.
Petugas tengah melakukan penyidikan dari kejadian ini, apabila benar karena jebakan tikus yang mengakibatkan korban meninggal, pihaknya akan memperkarakan kasus tersebut.
Sementara akibat tidak hati-hati dan waspada saat mengoperasikan alat pemotong rumput, Sumiran seorang petani 70 tahun warga Dusun Melok Kulon, Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Ngawi ditemukan meninggal di tengah sawah. Diungkapkan oleh Suyanto kepala desa Sirigan kepada petugas dari penuturan saksi warga mengetahui korban tengah memotong jerani sisa dari tanaman padi yang telah di panen. Tiba-tiba korban mengerang kesakitan, setelah di hampiri salah satu kaki korban bagian kanan alami luka terbuka dengan darah yang tidak kunjung berhenti.
“ Warga sudah berusaha melarikan korban ke sarana kesehatan terdekat, karena diduga kehabisan darah yang mengakibatkan nyawa korban melayang,” Jelas Suyanto.
Dari hasil pemeriksaan tim medis luka korban diakibatkan dari patahan mata pisau pemotong yang mengenai pada bagian kaki korban. Karena darah tidak dapat di hentikan, korban meninggal dalam perjalanan menuju sarana kesehatan.

Sementara kasat reskirm polres Ngawi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, korban akibat tersengat listrik masih ditangani anggotanya sedangkan kurang kehati-hatianya dengan mesin pemotong rumput jenasah sudah diserahkan kepada pihak keluaraga.

“ Saat ini kita menangani kasus jebakan listrik, karena jebakan listrik sudah dilarang penggunaannya di wilayah hukum polres Ngawi,” Tegas Kasat reskirm polres Ngawi AKP I Gusti Agung Ananta. (*)

Read 151 times