Now playing

Rate this item
(0 votes)

Sempat Takut, Petugas Dispendukcapil Cetak E-KTP Assyifa Ngawi

By Published July 02, 2019

NGAWI - Sempat takut karena tingkah orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) saat dilakukan perekaman electronik-Kartu Tanda Penduduk ( e-KTP) untuk warga pusat rehabilitasi jiwa Assyifa di Dusun Berjing RT 004 RW 005, Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe, Ngawi.(02/7/2019)

Rekam e-KTP bekerjasama pihak kecamatan setempat berlaku bagi 65 warga yang mengalami gangguan jiwa (orang gila).

 

Karena berurusan dengan orang gila para petugas sempat takut saat melakukan proses perekaman dari cap jempol dan foto wajah.

"Harap dimaklumi karena belum terbiasa dengan pendataan orang gila, petugas cacatan sipil sedikit mendapat pengawalan dari pengasuh pondok Assyifa" ungkap Sugeng selaku kepala Dispendukcapil Ngawi.

Dijelaskan oleh Sugeng demikian panggilan akrab kepala Dispendukcapil Ngawi mengatakan, tujuan perekaman e-KTP untuk dilakukan pendataan identitas, nantinya e-KTP bisa di gunakan untuk adminstrasi pengobatan di Rumah Sakit. Selain kedepan dimungkinkan bisa di gunakan sebagai hak politik daripada warga yang memiliki gangguan jiwa.

"Tidak ada unsur lain perekaman ini dikandung maksud guna pemenuhan hak kesehatan bagi ODGJ," Tegas Sugeng.

Sementara pimpinan pusat rehabilitasi jiwa Assyifa Dimas Saputro mengucapkan terima kasih atas apa yang di upayakan oleh pemerintah Kabupaten Ngawi untuk pemenuhan hak bagi ODGJ.

"Semoga bermanfaat perekaman e-KT untuk ODGJ, saat berobat di sarana kesehatan dan mendapatkan pelayanan dari pemerintah" ungkap Dimas Saputro.(Ard)

Read 88 times