Now playing

Rate this item
(0 votes)
Dwi Riyanto Jatmiko tengah melakukan serap aspirasi petani tembakau Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko tengah melakukan serap aspirasi petani tembakau Ngawi

Serap Aspirasi Petani Tembakau, Antok Pantau Panen di Karangjati

By Published October 06, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Masa kampaye pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang dijadwalkan selama 26 September – 5 Desember 2020, dimanfaatkan oleh calon untuk menarik simpati warga. Seperti yang dilakukan oleh calon wakil bupati Ngawi pasangan Ony Anwar, Dwi Rianto Jatmiko terjun ke tengah masyarakat untuk serap aspirasi para petani tembakau yang ada di Desa Karangjati Kecamatan Karangjati Ngawi. Dwi Rianto Jatmiko yang akrab di sapa mas Antok ini mengungkapkan apa yang menjadi giat ini sebagai bentuk partisipasi OK untuk dekat dengan masyarakat, sekaligus menyerap apa yang mejadi harapan nantinya perihal regulasi atau kebijakan pemerintah berimbas pada kesejahteraan petani. “ Kami berharap kegiatan ini tidak sia-sia dan bisa menyerap aspirasi warga khususnya petani tembakau,” Ungkap Antok demikian panggilan akrab Mantan Ketua DPRD Ngawi, Rabu (30/09/2020) Asosiasi petani tembakau Indonesia (APTI) Ngawi yang saat ini memasuki masa panen tembakau dengan kapasitas yang lumayan besar, menjadi moment tersendiri agar mengetahui perkembangan dan keluhan yang di hadapi petani. Maka dari itu kita mencoba menggali dengan turun ke lapangan untuk mendengarkan permasalahan – permasalahan yang dihadapi petani langsung untuk saat ini. “ Para petani tembakau, dominan mengeluhkan perihal sulitnya pemasaran daun tembakau baik kering dan basah,” Jelasnya. Mendasar hal tersebut, pihaknya kedepan akan berkoordinasi dengan kementerian pertanian sebagai langkah yang diambil untuk memecahkan permasalahan petani tembakau ini. Tidak hanya peran pemerintah pusat saja sinergitas dengan pemerintah daerah harus bisa terjalin, guna memfasilitasi terhadap kepentingan petani tersebut masuk ke kemitraan ranah industri. Komitmen kita akan untuk segera memediasi dan menindaklanjuti sistem kemitraan antara petani tembakau dan industri rokok tentunya. Kedepan untuk kemungkinan bisa membuka industri rokok di kabupaten Ngawi, tentunya yang terpenting harus ada perusahaan rokok yang ingin ke Ngawi agar nantinya ada persaingan. Sebenarnya ini karena perusahaan rokok yang berhenti tanpa ada opsi lain. “ Kami berharap pemerintah pusat hingga daerah dapat mencari solusi perihal regulasi kebijakan kemitraan petani tembakau dengan pihak industri rokok atau yang membutuhkan tembakau,” Tegasnya. Sementara ketua APTI kabupaten Ngawi Sojo berharap kedepan untuk pemimpin yang baru di kabupaten Ngawi nantinya bisa memberikan ruang untuk para petani tembakau. “ Semoga pemimpin yang baru berharap kedepan untuk membantu pemasaran hasil panen para petani tembakau di Ngawi” harapnya. (ARD)

Read 20 times