Now playing

Rate this item
(0 votes)

Sopir Bus Harapan Jaya Meninggal Mendadak di RM DUTA Ngawi

By Published July 04, 2020

BAHANAFM,NGAWI – Sopir bus PO Harapan Jaya, tujuan Madiun – Jakarta ditemukan meninggal mendadak di rumah makan Duta 1 Ngawi, sopir yang di duga terinfeksi virus corana sehingga petugas langsung mengevakuasi dengan protokol lengkap covid 19.  Akibat kejadian tersebut konstan saja membuat penumpang dan awak bus tidak berani mendekat dengan alasan takut corona.

“ Korban belum selesai makan menunduk dan diam,” Ungkap Suroyo salah satu penumpang bus. Sabtu (04/06/2020)

Seluruh penumpang dirumah makan duta 1, rumah makan yang terdapat  di Desa Watualang, Kecamatan Ngawi  langsung panik. Kejadian yang terjadi pukul 03.00 WIB tidak hanya membuat panik penumpang saja, melainkan para pengunjung yang memanfaatkan rumah makan tersebut untuk singgah. Dengan alasan takut dengan penyebaran virus corona atau covid 19, warga yang berada di rumah makan duta tidak ada yang berani mendekat. Korban dengan identitas Muhammad Dzazuli 59 th, warga asal Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Ngawi, dengan membawa sekitar 10 penumpang dan berhenti untuk makan di rumah makan duta 1 Ngawi.

“ Kami hendak ke Jakarta namun sebelum meneruskan perjalanan sesuai jadwal, kita berhenti di Rumah makan untuk jatah makan pagi,” Tambah Suroyo salah satu penumpang warga Madiun hendak ke tanah abang.

Usai makan Muhammad Dzazuli ini bukannya beranjak pergi melainkan menunduk dimeja makan, tak kunjung bangun kendati rekannya berusaha untuk membangunkan. Korban yang awalnya di sangka tidur tidak menjawab kendati berulang kali di bangunkan, karena curiga rekan korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan di duta Ngawi. Selang beberapa waktu kemudian petugas medis dari rumah sakit At Tin Husada datang ke lokasi dan menyatakan sopir bus sudah meninggal. Akibatnya penumpang dan karyawan yang berada di rumah makan Duta 1,   tidak ada satupun yang berani mendekat karena takut covid 19.

“ Awalnya kita di beritahu ada crew bus harapan jaya tewas, tidak berani mendekat musimnya covid gini kita panggil dari tim tenaga medis RSUD Dr Soeroto dan petugas polres Ngawi,” Tambah Heri petugas keamanan Duta 1.

Sementara tim medis dr Soeroto Ngawi dan polsek kota datang kelokasi langsung evakuasi jenasah sopir bus dengan menggunakan standart protokol covid 19. Sementara penumpang bus dipindahkan ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. (Ard)

Read 24 times