Notice: Undefined index: in /home/bahanafm/public_html/templates/radiowave/includes/variations.php on line 63
Status Beran, Tetap Tidak Berubah Menjadi Kelurahan

Now playing

Rate this item
(0 votes)
Bupati menjelaskan laporan pertanggungjawaban APBD 2020 Bupati menjelaskan laporan pertanggungjawaban APBD 2020

Status Beran, Tetap Tidak Berubah Menjadi Kelurahan

By Published July 15, 2021

BAHANAFM,NGAWI – Kendati di masa PPKM Mikro Darurat,  DPRD  dan Esekutif  Ngawi menggelar rapat paripurna istimewa pembahasan ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020, 4 ranperda tahun 2021dan pembatalan status desa Beran. Perbahasan paripurna ini berbeda dari pembahasan rapat-rapat sebelumnya, pasalnya dilaksanakan dengan memanfaatkan sarana media sosial during virtual. Diantara pembahasan rapat paripurna dilantai 2 DPRD Ngawi, satu pembahasan yang cukup menarik yakni status Beran.  

"Dikarenakan masih dalam situasi PPKM Mikro Darurat, rapat paripurna dilaksanakan secara during serta pembatasan undangan,"ungkap Heru Kusnindar, Ketua DPRD Ngawi, Kamis, (15/7/2021).

Sesuai data sekertaris dewan, anggota DPRD yang hadir berjumlah 35 orang, sedangkan forkompimda dan esekutif mengikuti proses rapat paripurna melalui during.    Tahapan rapat paripurna dengan memasuki tangggapan fraksi-fraksi, kelima fraksi menyetujui ranperda untuk disahkan menjadi perda. Dijelaskan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, pembatalan status tersebut setelah warga desa Beran melakukan musyawarah dan menyepakati untuk tidak melanjutkan rencana menjadi kelurahan.

“Karena usulan warga meminta kembali status menjadi Desa sehingga ditetapkan usulan menjadi kelurahan di cabut,”jelas Bupati Ngawi.   

Sementara ditempat yang sama Kabul Tunggul Winarno selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi menambahkan kronologis pengajuan peralihan stutus sejak 2015. Warga Beran sebagian besar menghendaki kelurahan, mendasar hal tersebut pihak legislatif pun melakukan pembahasan bersama eksekutif untuk membuat satu Raperda. Terlebih lagi proses registrasi di Pemprop Jatim tidak kunjung diterbitkan dengan alasan belum dilampiri peta bidang sebagai bahan evaluasi. 

"Karena warga tidak melanjutkan peralihan status dan ditambah Pemprof Jatim tidak menerbitkan nomer registrasi. Status Beran tidak berubah yakni Desa.”tambah Kabul.

Dikarenakan perangkat desa Beran hingga saat ini banyak yang kosong, sehingga dalam waktu dekat pihaknya bakal memerintahkan dinas yang bersangkutan untuk segera mengisi sesuai atuaran yang ada tegas Bupati Ngawi. 

“Segera kita koordinasi dengan Pemdes dalam waktu dekat ini, guna pengisian kekosongan perangkat,” Tegas Bupati Ngawi. (Ard)   

Read 42 times

Joomla! Debug Console

Session

Profile Information

Memory Usage

Database Queries