Now playing

Rate this item
(0 votes)

Terserempet Bus Sumber Selamat, Warga Keras Meregang Nyawa

By Published July 15, 2019

Ngawi – Tidak hanya jalur Ngawi - Mantingan saja yang dikatakan jalur tengkorak, saat ini jalan raya Ngawi-Maospati dikenal sebagai jalur maut. pasalnya, jalur tersebut sering terjadi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban meninggal dilokasi kejadian. Salah satu pengendara dengan indentitas Wahyu Handoko (26) warga Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Ngawi menambah daftar kejadian kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal. Guru salah satu taman pendidikan Ngawi ini di nyatakan meninggal di lokasi kejadian setelah tertabrak Bus Sumber Selamat sekitar pukul 11.30 WIB, Senin,(15/7/2019).

Kejadian nahas yang dialami korban terjadi di jalan raya Ngawi-Maospati kilometer 05-06 masuk Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Ngawi. Seperti diungkapkan oleh saksi warga kepada petugas menjelaskan kedua kendaraan terlihat tidak saling mengalah karena jarak yang sudah dekat benturanpun tidak dapat terelakkan.

"Pengendara motor langsung meninggal akibat luka parah pada bagian kepala karena sempat terseret beberapa meter setelah tertabrak bus," jelas Rudi Wantoro saksi warga.

Dari data yang kami peroleh, Wahyu mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 nopol AE 4727 KR melaju dari arah selatan ke utara. Sesampai di lokasi kejadian korban ini hendak mendahului kendaraan lain didepanya tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan.

Di waktu yang sama, dari arah utara melintas Bus Sumber Selamat yang dikemudikan Atik Wahyudi (28) asal Desa Cengkok, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk. Karena jarak terlalu dekat, Wahyu tidak bisa menghindar dan langsung terserempet bus dengan nopol W 7043 UZ pada bagian kanan depan.

Usai kejadian kecelakaan kondisi korban dengan luka yang cukup parah sempat menjadi perhatian kendaraan yang melintas, petugas laka lantas polres Ngawi usai mendapatkan laporan langsung evakuasi korban ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi. (ard)

Read 60 times