Now playing

Rate this item
(0 votes)

TNI, Polri di Ngawi Kawal Petani Gropyok Tikus Area Tol

By Published January 30, 2020

NGAWI – Hama hewan pengerat menjadi momok bagi petani Ngawi, terlebih lagi dengan letak persawahan perbatasan dengan kawasan tol transjawa hal ini menjadi kesulitan tersendiri bagi petani. Pasalnya mereka (petani:red) tidak berani memasuki area tol menjadi tempat persembunyian tikus pasalnya terdapat pagar pembatas. Mendasar dengan meningkatnya populasi hama tikus di Ngawi cukup mendapat perhatian dari TNI dan Polri. Hal ini juga dikandung maksud, petani Ngawi tidak mengalami gagal panen sehingga anggota TNI dan Polri turun langsung sekaligus mengawal bersama warga gropyokan tikus area Tol .

Aksi yang dilakukan TNI dan Polri di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, serta kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas anggota dan PPL dinas pertanian. Mereka bersama petani turun langsung ke area tol Ngawi - Solo membasmi dan memberantas hama tikus secara bersama-sama atau dikenal dengan istilah gropyokan tikus. Dengan menggunakan batang padi kering yang di bakar di lubang persembunyian tikus, alhasil aksi ini mendapatkan tikus yang cukup banyak.

"Kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas TNI, Polri dan Dinas pertanian untuk menekan populasi tikus yang dekat dengan area tol," Ungkap Bhabinsa Paron Serda Bastian, Rabu (29/01).
Peran TNI dan Polri dalam gropyokan tikus di area tol ini, dijelaskan oleh Bastian selain untuk menjaga keamanan petani dari lalu lalang kendaran dengan kecepatan tinggi juga sebagai bentuk wujud kebersamaan..
" Segala sesuatu yang dikerjakan secara bersama-sama akan membuahkan hasil yang memuaskan,semoga sinergitas ini bisa terus dijaga," Tambahnya.
Aksi memberantas tikus sebagai upaya bersama agar hama tikus tidak menyebar dan berkembang biak sebelum masuk masa tanam, sepertihalnya hama tikus seringkali mewabah musim tanam 1-3 bulan.

Sementara Nurkhamid kasi pencegahan hama dinas pertanian mengungkapkan, aksi memberantas tikus ini sebagai upaya pencegahan sebelum masuk masa tanam. Dengan menyasar area atau persembunyian tikus, karena keresahan petani kami melakukan koordinasi dengan penanggungjawab jalur tol untuk memperbolehkan melakukan pembasmian tikus diarea tersebut.

Sementara Eko salah satu petani Ngawi, merasa senang dengan apa yang dilakukan oleh para petugas sehingga petani nyaman dan tenang bisa masuk area tol untuk basmi tikus di tempat persembunyiannya.
“ Terima kasih kepada bapak Tentara dan polisi yang peduli dengan keresahan warga dengan melakuan pengawalan saat gropyok tikus di area Tol,” Tegas Eko(ard)

Read 116 times