Now playing

Rate this item
(0 votes)

Tragis Tukang Kroto Nekat Bacok 1 Keluarga dan 1 Tewas

By Published September 27, 2017

Ngawi-Nekat memang dengan apa yang dilakukan oleh Mudiono alias Mahmudi (28) seorang tukang kroto asal Dusun Pondok, Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Ngawi sekitar pukul 10.00 WIB pada Selasa, (26/09), nekat membacok dengan cara membabi buta terhadap empat warga Dusun Kapungan, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Ngawi. Akibat kejadian ini satu orang tewas atas nama Neny Agustin (16) yang merupakan calon istri pelaku dengan luka bacok dileher dan jari tangannya putus.

Sedangkan tiga warga lainya yang mengalami luka-luka antara lain Sumiyati (45) ibu korban terkena sabetan parang mengenai pergelangan tangan, Pawiro Sikas (65) kakek korban mengalami luka dibagian pundaknya dan Samiyem (40) tetangga korban luka dibagian pergelangan tangan. Usai kejadian semua korban oleh warga setempat langsung dilarikan ke Puskesmas Jogorogo dan dirujuk lagi ke RS At Tin Ngawi.

Mengingat luka bacok cukup parah dibagian leher membuat Neny Agustin menghembuskan nafas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan medis beberapa menit  di RS At Tin Ngawi . Dari kronologinya mendasar keterangan warga, Mudiono mendadak mendatangi rumah korban dan mencari keberadaan Neny. Setelah ketemu tanpa diketahui penyebabnya secara jelas pelaku langsung membacok korban dengan parang beberapa kali.

“Ketika pelaku datang langsung marah-marah dan berusaha mencari calon istrinya itu. Setelah bertemu malah dia itu membacok dengan beringasnya terhadap korban. Melihat kejadian seperti itu ibu korban demikian juga kakeknya dan satu tetangga korban berusaha melerai namun malah terkena bacokan,” terang salah satu warga sekitar lokasi kejadian.

Setelah melakukan tindakan sadis pelaku langsung lari kearah hutan masuk wilayah Desa Krandegan, Kecamatan Ngrambe atau sekitar dua kilometer dari rumah korban. Untuk menangkap pelaku puluhan petugas Satreskrim Polres Ngawi demikian juga petugas Polsek Jogorogo langsung melakukan pengepungan lokasi persembunyian Mudiono tersebut. (ARD)

Read 78274 times