Now playing

Rate this item
(0 votes)

Tukang Ojek Dan Agkutan Umum, Wisata Alam Ngawi Kebanjiran Rejeki

By Published January 03, 2020

NGAWI – Liburan identik dengan warga yang mengunjungi obyek wisata dan wisata alam Ngawi menjadi salah satu wahana yang menjadi kunjungan para wisatawan domestic. Sepertihalnya obyek wisata alam seloondo di Kecamatan Kendal, air terjun pengantin dan Srambang park yang berada di kecamatan Jogorogo, menyajikan pemandangan apik nan natural,cocok bagi anda yang menginginkan melepas kepenatan rutinitas kerja melihat pemandangan lereng gunung lawu dengan menonjolkan pesona alamnya. Banyaknya wisatawan yang berdatangan, hal ini cukup membawa keberuntungan bagi penyedia jasa ojek di Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi. Akibat ramai pengunjung Anton salah satu anggota peguyuban ojek, mengaku, penghasilannya mengalami lonjakan yang cukup signifikan, karena bisa mendapatkan pemasukan hingga Rp200.000 – 250.000 bila dibandingkan dengan hari-hari biasa.

"Penghasilan sebesar itu hanya bisa diperoleh saat pengunjung melonjak seperti sekarang ini, karena bersamaan dengan liburan tahun baru," Ungkap Anton yang tengah membawa penumpang hendak menikmati pemandangan Srambang. Minggu (29/12/2019)

Kenaikan penghasilan, ditambahkannya mulai dirasakan sejak sebelum libur nasional 24 Desember dan puncaknya diperkirakan pada liburan tahun baru.
Walaupun jumlah wisatawan atau pengunjung membludak, ongkos jasa ojek tetap sebesar Rp5.000 setiap sekali angkutan.

"Jika pulang pergi tarifnya hanya Rp10.000 setiap kali angkut," Tambahnya.

Pada hari biasa, kata dia, penghasilannya hanya Rp100.000 per hari, belum termasuk pembelian bensin selama sehari.

Kenaikan penghasilan serupa juga dialami sejumlah pemilik angkutan kota yang melayani jasa angkutan pengunjung dari Sub Terminal Ngrambe, Kecamatan Ngrambe menuju obyek wisata Srambang Park.

Seorang pengemudi angkutan kota, Rohmad, mengakui, setiap hari bisa mengangkut penumpang dari Sub Terminal Ngrambe menuju obyek wisata Srambang hingga lebih dari 10 kali.

"Sehari saya bisa mengangkut penumpang hingga 10 kali angkut, maka penghasilan saya per hari bisa mencapai Rp 400.000 karena sekali angkut dengan lebih dari 5 penumpang yang tarifnya Rp5.000," tegasnya.(ard)

Read 15 times