Now playing

Rate this item
(0 votes)

Warga Pucangan Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi ADD

By Published October 29, 2019

Ngawi - puluhan warga dari Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Ngawi siang tadi melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi. Kedatangan massa kali ini untuk menagih lembaga adhiyaksa ini untuk menuntaskan dan mendukung langkah Kejari Ngawi untuk mengungkap dugaan korupsi alokasi dana desa (ADD) yang di lakukan oleh perangkat desa.
Puluhan warga meminta keadilan dengan mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Ngawi, yang berada di jalan Yos Sudarso, dengan membawa pamlet dan pengeras suara. Mereka ingin memberikan dukungan kepada Kejari Ngawi dan managih untuk segera di selesaikan memberantas kasus korupsi yang ada.
"Kami melakukan aksi damai unjuk rasa, bersama untuk mendukung sepenuh hati Kejaksaan Negeri Ngawi untuk mengungkap kasus korupsi," Ungkap Sumadi salah satu koordinator masyarakat, Selasa (29/10/2019).
Terkait dengan dugaan kasus korupsi yang dilakukan perangkat desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Ngawi. Warga pucangan akan terus melakukan pengawalan dan adanya proses hokum yang maju terus. Pengusutan hokum di harapkan tidak ada hal-hal di luar koridor hokum yang mengakibatkan kasus ini berhenti di tempat.
"Kita sebagai warga sipil ingin mengetahui sampai sejauh mana pengusutan yang dilakukan petugas dan jangan sampai ada hal-hal di luar kasus ini mengakibatkan proses hokum tidak berjalan," tambahnya.
Selain itu, menurut Sudarmo, salah satu warga Desa Pucangan yang ikut melakukan aksi itu menyatakan bahwa demo itu adalah untuk menegakkan keadilan. Korupsi jangan sampai ditumpangi politik dan mereka menyatakan untuk menjaga menunjukkan Desa Pucangan bebas dari korupsi.
"Korupsi jangan sampai ditumpangi politik, kami ingin keadilan dan terungkap siapa pelakunya," ungkap Sudarmo.
Sementara itu, dalam aksi warga dari Desa Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Ngawi diterima oleh Rio Vernika Putra selaku kepala sub bagian pembinaan kejaksaan membantah apabila warga berasumsi kasus ini berhenti. Dijelaskanya hingga saat ini masih dalam proses penyidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi dan belum mengarah pelaku. Batas waktu memang tidak ada dalam pemeriksaan dan pihaknya masih pendalaman.
“ Para pejabat kejaksaan hari ini tengah keluar kota kejari dan kasi intel yakni sertijab, untuk kasus pucangan hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan saksi “ Ungkap Rio (ard)

Read 347 times